Madrid –
Read More : Pengertian Pengangguran Struktural, Penyebab, Contoh, dan Cara Mengatasinya
Usai mencetak gol untuk Real Madrid di Liga Champions, Endrik mendapat pujian dari Carlo Ancelotti. Striker asal Brasil itu dinilai punya keberanian.
Pemain berusia 18 tahun itu mencetak gol terakhirnya untuk Madrid dalam kemenangan 3-1 atas Stuttgart di Liga Champions 2024/25.
Saat melakukan serangan balik cepat, Endrik memilih untuk menempatkan bola langsung ke gawang Stuttgart. Meski ada Mbappe dan Vinicius di kedua sisi, dan area kosong, eks pemain Palmeiras itu dengan percaya diri menceploskan bola dan mencetak gol terakhir.
“Dia punya nyali,” kata Ancelotti kepada Movistar.
“Endrik punya keberanian, itu adalah langkah terakhir pertandingan, dia yakin akan mencetak gol, dia mencari solusi tersulit, tapi semuanya berjalan baik,” puji pelatih asal Italia itu.
Kiper Thibaut Courtois pun sependapat. Menurutnya, Endrik bakal dikritik bersama Vinicius dan Mbappe jika keputusannya tidak membuahkan gol.
“Jika dia gagal, mereka [Vinicius dan Mbappe] akan membunuhnya,” katanya.
Tapi kalau dia punya kepercayaan diri untuk menembak, dia punya tendangan yang sangat kuat dan kalau dia mencetak gol, semua orang akan diam, dia pemain dengan talenta hebat, itu menunjukkan kepribadiannya,” ujar Courtois yang memuji Endric. Saksikan Air Mata Endrik Tak Bisa Dibendung di Santiago Bernabeu (yna/krs)