Kolombo –
Read More : Nilai Rupiah Melemah, Bos Lion Group: Lihat Sisi Positifnya
Sri Lanka telah menyetujui keringanan visa untuk puluhan negara. Untungnya, Indonesia termasuk di dalamnya.
Seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (23/8/2024), langkah tersebut dilakukan dalam upaya mendongkrak pariwisata dan membantu membangun kembali perekonomian Sri Lanka yang dilanda krisis.
Wisatawan akan menerima pembebasan visa selama 30 hari berdasarkan program percontohan enam bulan yang akan dimulai pada 1 Oktober, kata juru bicara Kabinet dan Menteri Transportasi Bandula Gunawardana.
“Tujuan pemerintah adalah mengubah Sri Lanka menjadi negara bebas visa seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam untuk memanfaatkan industri pariwisata yang sedang booming,” kata Gunawardana.
Daftar lengkapnya mencakup India, Tiongkok, Inggris, Jerman, Belanda, Belgia, Spanyol, Australia, Denmark, Polandia, Kazakhstan, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Nepal, Indonesia, Rusia, Thailand, Malaysia, Jepang, dan Prancis.
Negara berpenduduk 22 juta jiwa ini terkenal dengan pantainya, kuil kuno, dan teh aromatiknya. Pariwisata di Sri Lanka pertama kali terkena dampak pandemi Covid-19, diikuti oleh krisis keuangan besar pada tahun 2022. Kekacauan tersebut menyebabkan protes massal dan kekurangan kebutuhan dasar seperti bahan bakar.
Sebelumnya, Sri Lanka memberikan gratis visa pilot ke Indonesia yang berlaku mulai 28 November 2023 hingga 31 Maret 2024. Kebijakan tersebut kini diterapkan di Indonesia. Tonton video “Banjir bandang dan tanah longsor di Sri Lanka, 17 orang tewas” (bnl/fem)