Jakarta –
Read More : Viral Curhat Wanita di Jatim Tiba-tiba Melahirkan Tanpa Sadar Hamil 9 Bulan
CATATAN: Informasi ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan bunuh diri. Jika Anda mempunyai pikiran kekerasan, segera cari pertolongan dengan menghubungi psikolog atau psikiater terdekat. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tanda-tanda peringatan percobaan bunuh diri, harap segera menghubungi hotline kesehatan jiwa Kementerian Kesehatan di 021-500-454 atau hotline 24 jam lainnya di D’Patens 24 (Dukungan Psikososial Antisipatif via via 24 -jam hotline). ) di 0811 979 10000.
Belakangan ini media sosial diramaikan dengan informasi mengenai “Kucing Gemuk”. Fat Cat bukanlah kucing gendut, melainkan username gamer asal China, Pang Mao (21), yang viral karena dikabarkan memutuskan untuk hidup setelah ditipu oleh kekasihnya.
Dikutip KBI Zoom, Jumat (5/10/2024), sudah beberapa hari ini netizen di China tak henti-hentinya membagikan kabar duka bahwa pemain kondang berjuluk “Kucing Gemuk” itu memutuskan terjun dari jembatan setelah putus. dengan pacarnya bernama Tan Zhu. Peristiwa itu terjadi pada 11 April 2024.
Menurut kakak Kucing Lemu, adiknya bekerja 15 jam sehari untuk mencari uang saat berkencan dengan Tan Zhu. Mereka berkencan selama dua tahun. Selama masa pacaran mereka, Fat Cat mengirimkan semua uang yang telah dikumpulkannya kepada Tan Zhu. Uang itu merupakan hadiah untuk kekasihnya, sehingga Tan Zhu bisa pergi berlibur, berbelanja, dan makan makanan enak.
Orang tua itu juga mengatakan bahwa Kucing Gemuk harus makan dengan harga murah dan tidak membeli apapun. Meski Fat Cat serius dengan cintanya, Tan Zhu diduga ingin putus sebulan setelah mendaftarkan pernikahan mereka.
Dikisahkan bahwa Kucing Gemuk mencoba beberapa kali untuk memperbaiki hubungan mereka, namun dia melakukan kesalahan dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Selain kejadian tersebut, psikolog klinis Anastasia Sari Dewi menyatakan ada beberapa tanda seseorang sedang memiliki pikiran untuk bunuh diri. Menurutnya, hal itu perlu diketahui untuk mencegah orang tersayang melakukan hal yang tidak diinginkan.
Sari mengatakan, orang yang memiliki pikiran untuk bunuh diri seringkali mengungkapkan betapa lelahnya hidup. Menutup diri, tiba-tiba kehilangan kegembiraan dalam hidup, dan kurangnya perawatan diri juga bisa menjadi gejala awal depresi yang dapat memicu pikiran untuk bunuh diri.
“Lagi pula, itu adalah lelucon bahwa dia bisa menjelaskan rencananya untuk mengakhiri hidupnya. Ini juga perlu kita lihat, kita perlu lebih memahami kenapa dia bisa berpikir sejauh ini,” kata Sari yang kami hubungi. detikcom, beberapa waktu lalu.
Tanda lain yang mungkin mereka tunjukkan adalah perilaku merusak diri sendiri. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain melakukan headbutting dan tebasan.
Namun, ia menambahkan, perilaku seperti itu tidak serta merta mengarah pada pikiran untuk bunuh diri. Menurutnya, ada juga yang menyiksa diri sebagai wujud emosi. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat segera menghubungi dokter spesialis untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Misalnya orang yang suka melukai diri sendiri dan mulai tidak peduli dengan keselamatan dirinya perlu diperhatikan,” ujarnya. Tonton video “3 pemicu perilaku bunuh diri pada anak prasekolah” (suc/suc)