Jakarta –
Read More : Masih Cetak Profit, ini Fokus Bisnis Unilever
Pemerintah telah mendatangkan 2,7 juta ton beras. Impor beras ini dikelola Perum Bulog yang menyita kuota tahun ini sebesar 3,6 juta ton.
Direktur Eksekutif Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengungkapkan, impor beras sebanyak 2,4 juta ton, dan selanjutnya ditandatangani kontrak baru sebanyak 300 ribu ton. Jadi ini level yang sudah masuk dan akan mencapai 2,7 juta ton.
“Sekarang prosesnya sudah selesai, kami akan segera kontrak lagi 300.000 ton. Jadi totalnya sekitar 2,7 juta ton, artinya sisanya sekitar 900.000 ton lebih dari 3,6 juta ton,” ujarnya dalam diskusi. di kantor Perum Bulog, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2024).
900.000 ton dibeli dari petani untuk penjualan dalam negeri. Saat ini terdapat 1,5 juta ton beras di gudang Bulog.
“Penjualan juga terjadi di dalam negeri, sejauh ini tersedia lebih dari 900.000 ton di dalam negeri,” ungkapnya.
Tonton videonya:
(ikuti/bunuh)