Jakarta –
Read More : 15 UCL Nih Bos! Gaya Tengil Vinicius Balas Ejekan Fans Man City
Presiden Prabowo Subianto meyakini Meutya Hafid akan menjalankan tugasnya sebagai Menteri Komunikasi dan Digitalisasi (Menkomdigi) di DPR Merah Putih periode 2024-2029.
Berbeda dengan sebelumnya, nama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebagai respon pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menjawab tantangan teknologi dan pembangunan.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini dipimpin oleh seorang perempuan. Dahulu Menteri Komunikasi dan Informatika –namanya sebelum menjadi Menteri Komunikasi dan Teknologi– dipimpin oleh satu orang, mulai dari zaman Syamsul Mu’arif, Sofyan Djalil, Mohammad Nuh, Tifatul Sembiring, Rudiantara, Johnny. G. Plate, dan terakhir Budi Arie Setiadi.
Kehadiran Meutya tentu membawa angin segar dan harapan baru bagi Komidigi ke depannya. Mengingat kita kini berada di era digital, dimana Komdigi akan menjadi “mobil” perubahan digital tanah air, khususnya menuju Indonesia Emas 2045.
Berlatar belakang sebagai jurnalis TV dan Ketua Komisi I DPR periode 2019-2024 yang menariknya terkait langsung dengan aktivitas Komdigi, Meutya mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi Komdigi.
Usai Meutya dilantik menjadi Menkominfo, Meutya membeberkan tiga hal penting yang akan ia laksanakan yakni perjudian online, keamanan online, dan bagaimana internet tidak hanya mendongkrak perekonomian masyarakat, namun juga kecintaannya pada anak-anak.
“Sesuai arahan, masih banyak kebutuhan yang kami coba penuhi ketika saya bekerja di Komisi I dan sebelumnya, antara lain keamanan digital yang beberapa di antaranya dinilai sangat penting, dan pemberantasan Judol (judi online), pinjol ilegal. . . kata Meutya di kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta, Senin (21/10/2024).
“Karena saya seorang perempuan, saya tidak hanya menambahkan dua poin ini, tapi saya menambahkan bagaimana internet berhubungan dengan anak-anak, bagaimana melindungi anak-anak kita, perdagangan manusia atau human trafficking atau perdagangan anak, pornografi anak, kekerasan terhadap anak. Ini juga akan menjadi fokus kita untuk membenahi digital ini,” ujarnya.
Selain menunjuk Meutya Hafid sebagai Menteri Komunikasi dan Digitalisasi Kabinet Merah Putih, Prabowo juga mengumumkan wakil menteri yang akan mendampingi Meutya, yakni Nezar Patria dan Angga Raka Prabowo. Kedua tokoh ini terkenal karena Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie.
“Kemudian tentunya yang paling penting bagi (Kemenkominfo) adalah komunikasi harus berjalan. Nanti bersama para wakil menteri, dalam waktu dekat kita akan menuju ke daerah 3T, khususnya di Indonesia bagian timur. , untuk mengecek koneksi di sana, kita berharap kalau mau basis digital, koneksinya harus lancar dan cepat,” ujarnya. Saksikan video “Video: Komdigi Bunuh 11 Pekerja sebagai ‘Bina’ Judol” (agt/afr)