Jakarta –
Read More : Polisi Tangkap 53 Orang di Gelaran Final Liga Champions
Jose Mourinho menyikapi ‘konflik’ antara Manchester United dan Jadon Sancho dengan bijak. Mourinho ingin mengimbau kedua belah pihak untuk sadar diri.
Jadon Sancho tidak dimasukkan dalam skuad Manchester United pada akhir tahun 2023. Menurut Erik ten Hag, alasannya Sancho dinilai belum bisa tampil di level terbaiknya.
Bagaikan bola salju yang menggelinding, Sancho meninggikan suaranya karena merasa seperti korban. Sancho dikeluarkan dari skuad dan akhirnya dipinjamkan ke Borussia Dortmund hingga musim panas 2024.
Seiring berjalannya waktu, Jadon Sancho kembali bersinar di Borussia Dortmund. Ada pula spekulasi apakah sang winger akan kembali ke Manchester United.
Tak ayal, kabar terkini Sancho enggan meminta maaf karena tidak malas berlatih dan selalu berusaha sebaik mungkin. Sebagai referensi, kontrak Sancho bersama MU berlangsung hingga musim panas 2026.
Pelatih Jose Mourinho ditanyai pendapatnya tentang ‘konflik’. Mourinho merespons dengan matang dan meminta kedua belah pihak merenung.
“Sebagai pemain, semua orang tahu bakatnya, tapi terkadang anak-anak suka melakukan kesalahan, tapi jelas bahkan pelatih pun tidak bisa melakukan yang terbaik sendirian,” jelas Mourinho kepada TNT Sports.
Ia menegaskan, “Saya rasa MU pasti akan melihat situasi dan menganalisisnya.”
Jose Mourinho mengaku punya masalah dengan para pemainnya semasa menjadi pelatih. Mourinho akhirnya menyarankan sang pelatih untuk menunjukkan empati.
“Kalau melihat sejarah saya, saya gagal menangani pemain,” ujarnya.
Mantan manajer Chelsea, MU, dan Spurs itu menyimpulkan: “Anda tidak dapat membantu seorang pemain tumbuh ke arah yang benar karena Anda tidak dapat memberikan empati yang tepat dan memahami DNA pemain tersebut.” (aff/mentah)