Jakarta –
Read More : Rekor Penalti Sempurna Cole Palmer, Banyakan ke Kiri
Belakangan ini banyak terjadi kecelakaan bus sekolah. Komisi
Bus yang membawa rombongan SMK Lingga Kencana, Depok, mengalami kecelakaan di Chiatero, Subang, Jawa Barat. Kecelakaan yang terjadi pada 11 Mei 2024 itu menewaskan 11 orang.
Kecelakaan bus sosialisasi juga terjadi pada rombongan SMP Negeri 3 Depok dalam perjalanan menuju pelabuhan Gilimanuk pada 18 Mei 2024. Salah satu rombongan bus yang membawa 40 mahasiswa itu tertimpa tiang listrik.
Kemudian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di SMP PGRI 1 Wonosari terjadi pada 21 Mei 2024 di ruas A Tol Jombang – Mojokerto km 696+400. Kecelakaan terjadi karena pengemudi merasa mengantuk (miksomnia) dan berbelok ke kiri, namun truk langsung dihadang. Kecelakaan itu menewaskan satu guru dan satu kepala sekolah.
Kemudian terjadi kecelakaan yang melibatkan siswa MIN 1 Pesisir Barat pada 22 Mei 2024 pukul 01:30 WIB. Bus memasuki jurang saat hendak melewati Lereng Sedayu, Kabupaten Tanggamus, saat rombongan sedang study tour ke Bandar Lampung.
Selanjutnya, bus wisata yang membawa rombongan siswa SDN 1 Harisan Jaya Kecamatan Chempaka Kabupaten Timur UCU mengalami kecelakaan pada 24 Mei 2024 setelah menabrak truk yang berhenti. Dua orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
“Kami meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyusun prosedur standar yang berlaku di seluruh jenjang pendidikan mengenai mekanisme perencanaan perjalanan studi. Sekolah harus merencanakan tidak hanya materi dan program kegiatan, tetapi juga proses persiapan dan keselamatan secara keseluruhan,” ujarnya. Wakil Ketua Komisi DPR RI Khetifah Sjaifudyan dikutip detikNews, Senin (27/5) mengimbau sekolah dan orang tua berhati-hati.
Khetifa juga meminta pihak sekolah dan orang tua proaktif dan waspada dalam melakukan perjalanan edukasi. Terutama yang berkaitan dengan pemilihan jasa perjalanan untuk armada transportasi.
“Sangat penting bagi orang tua dan sekolah untuk bersama-sama memperhatikan dan memastikan terpenuhinya kewajiban pengusaha di bidang jasa pariwisata dan transportasi pariwisata, misalnya lulus ujian SIM dan masa berlakunya,” ujarnya. dikatakan. Sorot perjalanan belajar Akomodasi dan makanan untuk siswa
Selain keselamatan transportasi, Khetifa juga menyoroti biaya yang dikeluarkan mahasiswa selama perjalanan studi. Ia menekankan pentingnya asupan bersih dan kalori.
“Tempatnya cukup dan bersih sehingga anak-anak bisa istirahat cukup. Kondisi di lokasi terhindar dari potensi kecelakaan seperti aliran sungai, longsor, dan lain-lain,” ujarnya.
Perjalanan belajar ke luar kota masih diperbolehkan, kata Khetifa. Meski demikian, ia menekankan seluruh aspek keselamatan dan keamanan selama studi banding harus tetap dipatuhi.
“Menurut saya sebaiknya tetap dilaksanakan. Namun ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan secara matang agar bermanfaat untuk hal lain,” ujarnya. Saksikan video “Momen Histeris Bus Rombongan Wisata Latihan SDN Jatuh di Sumsel” (fem/fem)