Jakarta –

Read More : Spesifikasi Lengkap Nintendo Switch 2, Setara GTX 1050 Ti

Metode penipuan bank dengan menyamar sebagai petugas pajak melalui WhatsApp masih tersebar luas dan sangat mengkhawatirkan. Terkait dengan hal tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menghimbau nasabah untuk mewaspadai penipuan digital dan menjaga keamanan data perbankannya.

Pelaku kejahatan jenis ini akan menyamar sebagai petugas pajak dan mengirimkan faktur pajak kepada korban yang berupa file APK.

Penipuan digital dan rekayasa sosial dapat menipu nasabah, mengakibatkan kebocoran data transaksi perbankan, dan mengancam keamanan dana. Untuk mengatasi hal tersebut, BRI terus meningkatkan edukasi dan memberikan langkah-langkah praktis untuk membantu nasabah menghindari penipuan.

Direktur Digital dan IT BRI Arga M Nugraha menegaskan keamanan data menjadi prioritas utama BRI. Karena berdampak langsung pada keamanan dana klien.

Arga mengatakan, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/11/2024), “Keamanan diterapkan mulai dari bagian jaringan, server, dan pusat data, dengan tujuan yang komprehensif dan final juga diterapkan.”

“Tetapi yang utama adalah kami menghimbau kepada pengguna, sehingga hal-hal yang dianggap sederhana akan kembali diserang. Jadi, misalnya, jangan menyebarkan nama pengguna, kata sandi, dan OTP kepada orang lain, bahkan pihak yang mengaku BRI .” Dan dia melanjutkan…

Menurutnya, keamanan siber merupakan upaya berkelanjutan. Oleh karena itu, BRI berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan sistem keamanan untuk memastikan data dan dana nasabah tetap aman.

Oleh karena itu, Arja menambahkan, masyarakat juga dapat memerangi kejahatan dunia maya, dengan menerapkan tips berikut: Jangan pernah membagikan informasi pribadi seperti nama pengguna, kata sandi, atau kata sandi satu kali (OTP) kepada siapa pun yang diperingatkan tentang pesan atau email mencurigakan yang mengatasnamakan BRI atau apapun lembaga resmi lainnya. Untuk memastikan kebenarannya, hubungi call center resmi lembaga tersebut Gunakan koneksi internet yang aman saat mengakses BRImo Aktifkan fitur keamanan tambahan yang disediakan BRImo Lakukan verifikasi dua faktor (2FA) untuk setiap transaksi penting Update aplikasi BRImo secara rutin Segera laporkan jika melihat aktivitas mencurigakan .

“Jadi layanan pelanggan dan praktik keamanan harus diterapkan, seperti tidak sembarangan menginstal file APK, atau menginstal game gratis. Kami berusaha memastikan semaksimal mungkin, tapi perangkat pelanggan bersifat pribadi,” kata Arja.

Arja menjelaskan, menjaga kerahasiaan merupakan tanggung jawab bersama antara BRI dan nasabah, dan keamanan tidak dapat terjaga tanpa informasi nasabah.

Selain faktur pajak, berbagai bentuk penipuan digital seperti undangan pernikahan digital, pemberitahuan penutupan rekening, faktur BPJS, foto parsel dari perusahaan kurir, tilang, dan faktur pajak juga marak dan berpotensi merugikan masyarakat.

Saksikan juga video “Anggota KPU Gorontalo Bantah Tipu Warga Rp 550 Juta”:

(diriku sendiri/diriku sendiri)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *