Jakarta –

Read More : Donald Trump, Gianni Infantino, dan Gelora Sepakbola AS

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indravati enggan menanggapi rencana penerapan amnesti pajak lingkup ketiga. Bendahara negara memilih bungkam saat ditanya wartawan soal itu.

Sri Mulyani saat ditemui di TPS 01 Bintaro Sektor 3A, Tangsel (Tangsel), Rabu (27/11/2024), awalnya ditanya harapannya di Pilkada 2024 dan menjawab. Lalu ketika ditanya soal tax amnesty, ia tidak menghiraukannya dan langsung berbicara dengan seorang wanita paruh baya yang menghampirinya sebelum ia masuk ke dalam mobil.

Seperti diketahui, Republik Demokratik Kongo telah memasukkan rancangan undang-undang (RUU) tentang perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang pembebasan pajak dalam Program Legislasi Prioritas Nasional (Prolegnas) tahun 2025. Artinya, aturan tersebut akan menjadi diberikan prioritas untuk diskusi dan ratifikasi selanjutnya. tahun.

Sebelumnya, Sri Mulyani juga memilih bungkam saat ditanya banyaknya penolakan terhadap rencana kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025. Kebijakan tersebut rencananya mulai berlaku pada 1 Januari 2025.

Sri Mulyani tak mau menjawab pertanyaan awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (26/11) soal kenaikan pajak pertambahan nilai menjadi 12%, termasuk apakah ada peluang penundaan kebijakan tersebut.

Hal serupa juga terjadi pada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Saat ditemui di tempat yang sama, ia tak mau lagi membicarakan banyaknya permintaan penghentian pajak pertambahan nilai.

“Apa yang harus saya sampaikan kepada Menteri Keuangan,” kata Airlangga singkat. “Anda saja tidak mau (menjawab), apalagi saya.”

Saat ditanya apakah ada kemungkinan penundaan kebijakan tersebut, dia mengatakan belum ada pembahasan mengenai hal tersebut. “Tidak,” jawabnya singkat.

Tonton juga videonya: Indef menyayangkan rencana pemerintah menaikkan PPN hingga 12%

Tonton video “Video: Endive menyayangkan rencana pemerintah menaikkan pajak pertambahan nilai hingga 12%” (AKD/AKD)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *