Jakarta –

Read More : Apple Kirim 5 Pesawat Kargo Penuh iPhone dari India ke Amerika

Pihak berwenang di pulau Koh Samui yang indah di Thailand telah menutup paksa 21 vila ilegal dan puluhan properti lainnya. Para turis asing itu langsung berkemas dan mengaku tidak tahu apa-apa.

Seperti diberitakan Thaiger, pada Senin (23/9/2024) 17 September, pejabat kota, militer, dan ombudsman mengumumkan penutupan vila-vila tersebut, termasuk di antara 46 properti yang dibangun tanpa izin. Vila-vila ini terletak di perbukitan di kecamatan Bo Phut, yang merupakan tujuan wisata populer.

Tiga dari 21 vila ditempati oleh penyewa asing yang terpaksa hengkang. Salah satunya, seorang warga negara Perancis yang menjalankan bisnis kebersihan lokal, menandatangani sewa satu tahun dengan pembayaran 20.000 baht per bulan.

“Saya tidak tahu tempat ini ilegal,” katanya sambil berkemas. Semua penyewa bekerja sama dan segera meninggalkan lokasi.

Rumah-rumah mewah yang tersisa, meskipun kosong, masih diiklankan sebagai tersedia untuk disewa, sehingga menarik calon penyewa yang terjebak dalam kekacauan tersebut.

Kolonel Dusit Kesornkaeo, kepala perlindungan lingkungan di Komando Operasi Keamanan Dalam Negeri, membenarkan bahwa vila-vila tersebut ditutup setelah keputusan awal tidak diserahkan.

Bangkok Post mengatakan 46 vila, termasuk 21 vila yang telah ditutup, adalah bagian dari skema konstruksi ilegal yang lebih luas yang dijalankan oleh tiga perusahaan yang tidak memperoleh izin mendirikan bangunan yang sesuai.

Pemerintah kota Ko Samui telah menghancurkan dua vila mewah yang dibangun tanpa izin di lereng bukit Koh Samui. Hal ini dilakukan setelah pemiliknya tidak mematuhi perintah Pemkot untuk melakukan pembongkaran sendiri.

Bupati Ko Samui Kampanat Klinsaovakon, bersama Kolonel Dusit Keisornkaev dari Divisi Investigasi Darat Regional Angkatan Darat Keempat dan pejabat lainnya, melakukan operasi untuk menghancurkan vila-vila tersebut.

Saksikan video “Video: UIPM Upayakan Izin Kemendikbud” (sym/sym)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *