Jakarta –

Read More : Nggak Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran? Mungkin Kena Post Holiday Blues

Gonore merupakan penyakit yang tidak boleh dianggap remeh. Jika tidak ditangani dengan baik, gonore dapat menyebabkan komplikasi yang serius dan mengancam jiwa.

Gonore atau kencing nanah merupakan salah satu penyakit Infeksi Menular Seksual (PMS) yang paling umum terjadi. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang dapat menular melalui hubungan seksual, baik melalui vagina, anal, maupun oral.

Menurut Klinik Cleveland, gonore disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae (N. gonorrhoeae). Bakteri ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui cairan vagina atau air mani. Oleh karena itu, pasangan yang berhubungan seks tanpa menggunakan kondom berisiko lebih besar tertular bakteri ini.

Risiko Anda terkena gonore lebih tinggi jika Anda berusia di bawah 25 tahun atau pernah mengidap penyakit menular seksual

Gonore biasanya tidak memiliki gejala. Akibatnya, penderita gonore mungkin tidak mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit tersebut dan menularkannya kepada pasangannya.

Pria lebih sering mengalami gejala gonore dibandingkan wanita. Gejala penyakit gonore pada pria antara lain: Keluarnya cairan berwarna putih, kuning, atau kehijauan dari penis Rasa nyeri atau perih saat buang air kecil Nyeri atau bengkak pada buah zakar.

Sedangkan gejala gonore yang mungkin dialami wanita antara lain: Keluar cairan tidak normal berwarna putih atau kekuningan dari area genital di perut atau panggul.

Selain itu, ada juga gejala gonore yang bisa terjadi baik pada pria maupun wanita. Gejala-gejala tersebut dapat disebabkan oleh hubungan seks oral atau anal, seperti: Tenggorokan: gatal, nyeri dan sulit menelan Anus: gatal, nyeri saat buang air besar dan keluarnya cairan yang tidak normal.

Gejala gonore biasanya muncul dalam waktu dua minggu setelah terinfeksi.

Gonore biasanya diobati dengan suntikan obat ceftriaxone. Bagi pasien yang alergi terhadap obat tersebut, dokter mungkin akan menyuntikkan gentamisin dan azitromisin.

Baik penderita gonore maupun pasangannya harus diobati untuk mencegah infeksi berulang. Gonore dapat sembuh dalam waktu 7-14 hari setelah penyuntikan. Penderita penyakit gonore disarankan untuk tidak berhubungan seks selama tujuh hari setelah mendapat pengobatan. Dokter juga akan meresepkan berbagai antibiotik untuk menunjang proses penyembuhan. Tonton video “Para ahli mengatakan BPA ada di mana-mana dan tidak berbahaya” (ath/suc)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *