Yoga –
Read More : Kementerian Ekonomi Kreatif Pertama dalam Sejarah, dan Belum Punya Kantor
Kejadian kurang mengenakkan dialami wisatawan di kawasan Malioboro Joga. Kakek dan nenek pengemis itu melemparkan asap rokok ke arahnya karena dia tidak membayar.
Pewawancara bercerita tentang pertemuannya dengan seorang wanita tua yang meniupkan asap rokok ke wajah orang-orang dan menjadi marah ketika mereka tidak dibayar.
Aksi wanita tua itu terekam kamera warga di sini. Video tersebut langsung viral setelah diunggah oleh akun Instagram @jogja24jam.
“Pengingat buat temen-temen” kalau liburan atau apa pun di Jalan Malio, hati-hati “Kalau ketemu nenek ini kasihan banget, tapi kalau minta jangan dikasih, dia akan menyemprot muka kita dengan asep roko. Kapan mengutuk kejahatan, semuanya hati-hati, kita harus hati-hati,” tulis narator dalam video tersebut.
Dalam video tersebut, seorang lelaki lanjut usia yang membungkuk dan berpakaian serba hitam sedang menanyakan permintaan kepada beberapa pengunjung. Karena tidak membayar, ia langsung marah dan melemparkan asap rokok ke orang yang datang.
Kepala Satpol PP Kota Jogja Octo Noor Arafat mengatakan, pihaknya masih memburu sosok lansia yang viral tersebut. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Cagar Budaya (PKCB) untuk melaksanakan patroli yang dilakukan unit Jogomaton.
Dari hasil rekonsiliasi terungkap lansia tersebut diamankan personel Jogomatan. Saat itu, pihaknya mengimbau kepada para sesepuh agar tidak mengganggu pengunjung di kawasan Malioboro.
“Saat ini masih ditangani oleh UPT PKCB, tapi patrolinya tetap kita dukung. Jadi sebenarnya itu sudah ditetapkan oleh ibu tua Jogomatan ini,” jelasnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (27/5) malam.
“Iya, dia pengemis, menggerutu kalau tidak dibayar,” ujarnya.
Sementara itu, pihaknya sedang melakukan patroli. Perwira senior tersebut tidak ditemukan petugas patroli meski lalu lintas dilakukan secara bergilir sejak pagi.
Akto memastikan akan dilakukan tindakan lebih lanjut apabila sosok lansia tersebut ditemukan. Para lansia dititipkan di tempat asesmen milik Dinas Sosial DIY agar tidak mengganggu ketertiban umum.
“Kami sudah berjalan di kawasan Malioboro sejak pagi, namun hari ini tidak ditemukan. Nanti jika ditemukan, kami akan rujuk ke kamp bakti sosial DIY untuk dilakukan asesmen,” ujarnya.
——-
Artikel ini muncul di detikJogja. Simak video “Melalui celah sempit ini, ODGJ di Sukabumi nekat kabur dari panti asuhan” (wsw/wsw)