Jakarta –

Read More : Giliran Madrid Larang Penggunaan Skuter Listrik

Media sosial takut oleh Kuil Borobudur untuk memasang tangga bergulir. Jelas, tangga bergulir disiapkan untuk kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Kepala Kantor Presiden Komunikasi (PCO) Hasan Nasbi mengkonfirmasi pemasangan tangga bergulir dari Kuil Borobudur untuk kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Prabowo Subian.

Hassan mengatakan eskalator adalah permintaan dari pemerintah Prancis agar Presiden Macron ingin mengunjungi kuil Borobudur. Oleh karena itu, Prabewo akan menemani Macron Borobudur sehingga manajer mempersiapkan fasilitas untuk memfasilitasi kunjungan.

“Jadi kami kuat, negara kami, pemerintah kami, pada 28 atau 29 (Mei) akan menerima kunjungan negara yang sangat penting, negara Prancis.

“Dan ada permintaan dari pemerintah Prancis, Presiden Macron ingin mengunjungi salah satu keajaiban dunia di Indonesia, yaitu Kuil Borobudur. Dan oleh karena itu, pemerintah kami sedang mempersiapkan beberapa fasilitas untuk memfasilitasi kunjungan Presiden Prancis Borobudur.

Hasan mengatakan fasilitas instalasi didasarkan pada kunjungan yang sangat terbatas ke pemerintah untuk menyiapkan fasilitas untuk memfasilitasi kunjungan untuk melakukan kunjungan waktu lebih efektif.

“Jadi presiden Prancis pasti selama kunjungan negara, waktu terbatas, tidak seperti kita pergi berlibur ke Borobudur sepanjang hari, cuacanya ketat, waktu terbatas, sehingga fasilitas juga siap untuk membuatnya lebih mudah untuk bisa berjalan di setiap tingkat Borobudur,” katanya.

Hassan mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan semacam jalan yang tidak menggunakan tangga untuk mencapai level 4 di kuil Borobudur. Kemudian diikuti dengan penggunaan tangga lift untuk mencapai lantai paling atas.

“Jadi cuacanya sebanyak mungkin dan di atas. Itu tetap pada kunjungan negara, jika kita menaiki tangga di lantai 12, keringat mengalir ke dalam situasi yang lelah bisa bingung. Ini tepat cocok sebagai kunjungan negara,” katanya.

Kepala Kantor Presiden Komunikasi (PCO) Hasan Nasbi memastikan pemasangan tangga bergulir dari Kuil Borobudur selama kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak akan membahayakan warisan budaya. Dia mengatakan tangga bergulir diselesaikan selama pengawasan Kementerian Kebudayaan.

“Banyak yang kemudian mencurigai apakah ini warisan budaya yang menghancurkan atau tidak? Teman semua dibangun oleh Kementerian Kebudayaan,” kata Hasan.

Tidak ada proses pengeboran saat memasang tangga bergulir. Jadi, ketika kunjungan Presiden Macron selesai, eskalator akan dibongkar lagi.

“Tidak ada paku, tidak ada olahraga. Jadi hanya dipasang, dipasang, pakai, jadi nanti, misalnya, selesai. Itu bisa dengan mudah dibongkar,” katanya.

——————

Artikel ini telah meningkat menjadi detiknews, dapat dibaca sepenuhnya di sini dan di sini. Tonton video “Video Macron Marvel dan Temple Borobudur: Witness in Great Culture” (EVA/WSW)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *