Jakarta –

Read More : Cegah Cacar Monyet, Penumpang dari Luar Negeri Wajib Pakai Aplikasi SatuSehat

Ratusan aktivis ASN dari Administrasi Umum Pendidikan Tinggi dan Kementerian Pendidikan dan Teknologi menggelar aksi protes terhadap pemecatan pegawai. Kegiatan tersebut pun menarik perhatian netizen dan menjadi trending topik.

235 pegawai Kementerian Pendidikan dan Teknologi pada Senin (20 Januari 2025) melakukan aksi protes terhadap pemecatan pegawai Nena Herlin. Dilihat dari spanduk yang mereka gantung, sasaran kritiknya adalah Menteri Satri atau Wakil Menteri Brodjonegoro dan istrinya.

“Lembaga negara bukan perusahaan swasta Satria atau istrinya,” bunyi salah satu spanduk.

Peristiwa tersebut menarik perhatian dan reaksi netizen Indonesia. Tentang topik yang sedang tren

Banyak netizen yang penasaran apa yang sebenarnya terjadi hingga ASN Neni Herlin bubar. Selain itu, dalam pernyataan karyawan tersebut disebutkan bahwa alasannya adalah pengaturan meja yang salah.

Netizen pun angkat bicara mengkritik Menteri Sains dan Teknologi. Mereka berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian dan para ASN yang dipecat mendapat kompensasi yang setimpal.

Berikut beberapa komentar netizen Indonesia yang terlihat di media sosial:

“Setelah RI 36, muncul RI 25. Gimana ini Pak @Prabovo, anak buahnya…” kata @Anthony***.

“Baru kali ini ada menteri yang diusir oleh anak buahnya sendiri,” kata @selow***.

“Kalau ASN unjuk rasa, berarti negara benar-benar hancur? Apakah di negara ini terjadi titik balik setiap minggunya? Prabski genap 100 hari tidak menjabat,” komentar @anggiu***.

“Saya tunggu respon pemerintah dan kabar ‘Mayor Teddy mencaci-maki Mendikbud’,” canda @ilham***.

“Bagus sekali penampilan zikri ASN ini, panjang umur perjuangan!! 😭🙌🏻 Malu kalau kirim yang seperti ini,” kata @indig*** pada foto buket bunga kunci untuk menteri. Saksikan video “Video Dikte Iptek: Tingkat Pengangguran Lulusan Vokasi Terus Turun” (fay/fyk)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *