Jakarta –
Read More : Perdana! Bisa Salat Id di Atas Kapal Pesiar Star Voyager
Seorang turis Australia membuat keributan di Bandara Changi. Dia membakar tirai salah satu ruangan di pagi hari.
Channel News Asia (CNA) memberitakan pada Jumat (13/12/2024) Korkmaz Hasan adu mulut dengan petugas Bandara Changi. Ia tak setuju polisi bisa ditegur karena merokok di tempat umum.
Hasan bahkan keberatan dengan pelecehan verbal. Petugas kemudian memasukkannya ke dalam area holding terminal 2, tempat khusus penumpang nakal.
Bukannya menyadari kesalahannya, Hasan malah semakin agresif. Ia membakar tirai kamar tersebut pada Kamis (12/12) sekitar pukul 02.20 waktu setempat.
Dalam pemeriksaan polisi, Hasan mengaku membuka tirai ruang tahanan dan membakarnya dengan korek api. Ia juga mengancam akan melancarkan tembakan jika tuntutannya tidak dipenuhi.
Petugas dari kantor polisi bandara memadamkan api.
Selama konfrontasi, turis tersebut juga menyemprot polisi dengan alat pemadam kebakaran, tambah polisi.
Aksinya disebut menghasilkan sekitar S$1.000 atau sekitar Rp11 juta.
Kini dia dituduh menyebabkan kerusakan dengan membakar ruangan. Jika terbukti bersalah melakukan pembakaran, dia bisa menghadapi hukuman tujuh tahun penjara dan denda.
“Polisi tidak menoleransi tindakan kekerasan terhadap petugas polisi yang kurang ajar dan tindakan yang membahayakan nyawa atau keselamatan orang lain,” kata Wakil Inspektur Polisi M Malathi, komandan kantor polisi bandara.
“Kami tidak segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang berani melanggar hukum,” ujarnya. Saksikan video “Pengakuan Turis Australia yang Ditempa Rp 15 Juta untuk Paspor Kotor: Traumatis” (bnl/fem)