Bicara –

Read More : 5 Cara Diet Ala Wanita Jepang, Termasuk Pantang Banget Makan Ini

Menteri Pembangunan Nasional (PPN)/Kaput Bappenas Suharso Monoarfa angkat bicara soal kesenjangan Pendapatan Nasional Bruto (PNB) yang cukup lebar. Hal ini terlihat dari pendapatan yang diperoleh beberapa pekerja.

Saharso mengatakan, hanya kurang dari 10 juta orang yang menikmati pendapatan lebih dari Rp 23 juta/bulan. Di sisi lain, diperkirakan 40 juta pekerja berpenghasilan kurang dari $5 juta.

“Rs 23 juta per keluarga hanya 10%. Rs 5 juta ke bawah adalah hal yang tidak biasa. Ini sangat tidak setara.”

Menurut Saharso, kelompok dengan gaji kurang dari Rp5 juta lah yang seharusnya mendapat manfaat belanja sosial agar bisa naik kelas.

Saharso memutuskan tujuan pembangunan ke depan harus dilihat dari GNI per kapita, pertumbuhan ekonomi dan rasio Gini tidak lagi digunakan. Hal ini untuk melihat masyarakat mana saja yang memerlukan intervensi.

“Dari segi pendapatan, Gini Ratio kita sekarang di atas 0,5, sangat jauh sehingga sangat timpang,” ujarnya.

Tonton juga videonya: 15 Siswa SMK yang Cepat Mendapatkan Pekerjaan

(bantuan/gambar)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *