SUARAMERDEKA.COM- Wanita yang mengendarai mobil kerap membuat pengguna jalan emosi.

Read More : Ketemu Joe Biden, Prabowo Naik Mobil Ultramewah Seharga Rp 7,3 M

Gambaran perempuan atau ibu-ibu yang mengendarai mobil sangat sulit dipahami saat lampu sein kiri berbelok ke kanan.

Alih-alih berbelok ke arah yang benar, para ibu yang mengemudikan mobilnya seringkali tidak mau disalahkan jika tindakannya menimbulkan kecelakaan.

Stereotipe yang ada di masyarakat adalah perempuan cenderung kurang terampil dalam mengemudi, kurang waspada dan kurang tanggap.

Baca juga: Daftar Imam dan Khotib Idul Fitri 1445 H/ 2024 M LDNU PCNU Kota Semarang

Tak heran, Michelin Indonesia mengedukasi remaja putri melalui tayangan kelas safety riding di tiga SMA di Cikarang Timur, Depok, dan Cilegon.

Kampanye ini merupakan program sukarela yang dilakukan oleh lebih dari 60 karyawan dari empat entitas di bawah grup One Michelin Indonesia.

Stereotip perempuan seperti ini akan berkontribusi pada kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Pengendara perempuan terus dididik tentang cara berkendara yang aman dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Penyelamat Sugiyanti Saat Pulang dari Jakarta ke Sragen, Mendapat Kode Rahasia Ini Bersama Suaminya…

Kampanye yang berlangsung dalam format roadshow dan dirancang bertepatan dengan bulan Ramadhan ini bertajuk Ngabuburit Pintar: Kelas safety riding oleh Michelin Indonesia.

Edukasi menyasar guru, penyelenggara sekolah, orang tua dan siswi, di tiga lokasi SMA yakni SMAN 1 Cikarang Timur, SMAN 7 Depok, SMKN 2 Cilegon, 19-28 Maret 2024.

Ini merupakan program sukarela yang melibatkan lebih dari 60 karyawan dari empat entitas di bawah One Michelin Indonesia, yaitu PT Michelin Indonesia, PT Multistrada Arah Sarana, PT Synthetic Rubber Indonesia, dan PT Royal Lestari Utama.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *