Jakarta –
Read More : Transaksi Penjual yang Live Streaming di TikTok Bisa Naik 30 Kali Lipat
Keberadaan Artificial Intelligence (AI) diyakini dapat meningkatkan aktivitas perekonomian suatu negara hingga ke tingkat global.
Hal tersebut diungkapkan Bayu Hanantsena, Presiden dan CEO Lintasarta, saat menandatangani perjanjian kerja sama dengan Industrial Research and Artificial Intelligence Innovation Cooperation Organization (CORICA) mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk solusi industri nasional.
Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu negara yang menginginkan modernisasi industri melalui AI. Sebagai salah satu negara dengan ekonomi digital terbesar di dunia, negara ini telah mengalami kemajuan pesat dan akan semakin maju pada tahun 2045, tepat berusia satu abad.
Bayu dari DetikINET mengatakan, “Saat ini banyak negara termasuk Indonesia yang mengoptimalkan penggunaan kecerdasan buatan untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, karena kontribusi terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) dapat ditingkatkan secara signifikan melalui kecerdasan buatan.” , Minggu (24/04/2024).
Proses penandatanganan komitmen kerjasama dipimpin langsung oleh Presiden dan CEO Lintasarta, Bayu Hanantsena dan CEO Corica, Professor. Hammam Riza. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah yakni Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (WMENCOMINFO) Dewi Ratih Kamilia.
Kolaborasi Lintasarta dan Corica juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan Industri 4.0 dengan menerapkan kecerdasan buatan dengan kolaborasi yang sinergis dan berkelanjutan. Ia mengatakan, kehadiran Lintasarta merupakan bagian dari peran industri sebagai bagian dari komponen Quad-Helix pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat pertumbuhan industri nasional dan mencapai tujuan mulia Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum CORICA Prof. Hammam Riza menyambut baik kerja sama Korica dan Lintasarta, pemain utama dalam penyediaan solusi ICT kepada pelaku usaha di berbagai sektor industri tanah air.
“Kami yakin kerja sama Korica dan Lintasartos akan menjadi langkah penting dalam mendukung transformasi digital melalui penerapan kecerdasan buatan di industri nasional,” kata Hamam.
Menurut profesor. HAMMAM, CORICA bertujuan untuk berkolaborasi dengan seluruh konstituen untuk mengembangkan penelitian dan inovasi teknologi kecerdasan buatan yang diterapkan pada industri inti, industri pendukung, dan industri hulu.
“Penyebaran teknologi AI tahap selanjutnya harus beretika dan diatur oleh peraturan dan ketentuan pemerintah agar konsisten dengan kebijakan dan tujuan yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Perlu diketahui bahwa Lintasarta sebagai penyedia solusi ICT saat ini fokus memperkuat produk intinya melalui cloud, konektivitas, dan keamanan siber. Rangkaian produk ini akan memberikan solusi bisnis yang memenuhi kebutuhan para pelaku industri dan meningkatkan daya saing dengan memperkuat pengembangan produk menggunakan teknologi AI, termasuk kolaborasi dengan Corica.
Bayu menutup, “Kolaborasi ini akan didasari oleh optimisme dan semangat untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu memberdayakan Indonesia. Khususnya Indonesia Emas 2045 yang akan memberikan dampak signifikan bagi industri tanah air dan masyarakat luas.” Tonton video “Waspadalah terhadap penipuan palsu yang mendalam” (asj/asj)