Jakarta –
Read More : Pencarian AI Netflix Bisa Pahami Hati Pengguna Saat Menonton
Sebuah suku terpencil di Amazon akhirnya terhubung ke Internet berkat Starlink milik Elon Musk. Namun, beberapa tetua suku Marubo protes karena generasi muda mulai menonton pornografi dan kecanduan jejaring sosial.
Starlink bekerja dengan menghubungkan antena ke 6.000 satelit orbit rendah. Antena yang diperlukan disumbangkan kepada negara oleh pengusaha Amerika Alison Renau.
“Ketika hal itu terjadi, semua orang senang. Tapi sekarang, keadaan menjadi lebih buruk,” kata Signama Marubo, 73 tahun, kepada The New York Times.
“Anak muda jadi malas karena internet, mereka belajar cara hidup orang kulit putih,” lanjutnya.
Keluarga Marubo merupakan suku yang sangat menjaga adat istiadatnya, tidak suka berciuman di depan umum. Alfredo Marubo (semua suku Marubo menggunakan nama belakang) mengaku khawatir dengan adanya layanan penyedia internet cepat ini.
Alfredo mengatakan banyak pemuda Marubo berbagi video porno dalam obrolan grup dan dia telah melihat ‘kekerasan seksual’ di beberapa video.
“Kami takut anak muda ingin mencobanya. Semua orang sangat terhubung sehingga terkadang mereka bahkan tidak berbicara dengan keluarganya,” kata Alfredo.
Menurut NY Post, meskipun ada protes terhadap Starlink, tidak semuanya dipandang negatif. Kehadiran Internet dapat mengindikasikan pengguna di daerah terpencil untuk segera menghubungi pihak berwenang untuk meminta bantuan dalam keadaan darurat. Misalnya saja saat terjadi gigitan ular yang fatal.
“Ini telah menyelamatkan banyak orang,” kata Enoque Marubo (40).
Anggota juga dapat berbagi sumber daya pendidikan dengan suku Amazon lainnya. Mereka juga dapat terhubung dengan teman dan keluarga yang kini tinggal di tempat lain.
Tak hanya itu, internet juga membuka mimpi besar bagi generasi muda di luar sana. Seorang pemuda mengatakan kepada The Times bahwa dia sekarang bermimpi untuk berkeliling dunia, sementara yang lain mengatakan dia bercita-cita menjadi seorang dokter gigi di Sao Paulo.
Namun, Enoque juga mengeluhkan kerugian besar, seperti perubahan besar pada perilaku internal komunitas suku.
“Kalau tidak berburu, memancing, dan menanam di desa, tidak akan makan,” tutupnya. Tonton video “Terancam Starlink, Pengguna Ponsel Serahkan Kematiannya ke Pemerintah” (tanya / tanya)