Jakarta-

Read More : Bakso Seafood Diskon Gede-gedean di Transmart Full Day Sale

Jika tekanan darah tinggi tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan masalah kesehatan lebih lanjut. Ketika tekanan darah tidak terkontrol dengan baik, pasien berisiko terkena hipertensi dan harus rutin mengonsumsi obat. Belum lagi tambahan risiko komplikasi lain yang bisa timbul akibat hipertensi.

Di bawah ini beberapa cara yang dapat membantu menurunkan tekanan darah untuk mencegah hipertensi atau pada orang yang memiliki kondisi yang sudah ada sebelumnya. 1. Jangan berhenti bergerak

Pelatih kebugaran dan kesehatan Walter Gjergja mengatakan olahraga adalah salah satu “obat” terbaik untuk mencegah banyak penyakit. Disarankan setidaknya 150 menit olahraga sedang atau 75 menit olahraga berat per minggu.

“Awali dengan olahraga low impact seperti jalan kaki, panjat tebing, berenang, dan bersepeda untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular tanpa membebani persendian,” ujarnya seperti dilansir Mirror, Senin (23/9/2024).

Berolahraga di luar ruangan juga dapat memberikan manfaat tambahan berupa sinar matahari, udara segar, dan koneksi dengan alam.2. Tidur lebih awal

Kebiasaan begadang atau tidur larut malam menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko peningkatan tekanan darah. Saat Anda beristirahat, tekanan darah Anda secara bertahap akan menurun dan kembali normal.

Usahakan untuk mendapatkan tidur berkualitas minimal 7 jam setiap malam.

“Tidurlah lebih awal dan luangkan waktu untuk istirahat, gunakan teknik pengurangan stres seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam untuk membantu Anda tertidur,” kata Walter.

Dia menambahkan, masyarakat juga harus berhenti minum alkohol dan minuman keras. Perilaku ini mungkin juga menjadi faktor risiko peningkatan tekanan darah.3. Makan lebih banyak sayuran dan biji-bijian

Pola makan yang berfokus pada sayur-sayuran, biji-bijian, buah-buahan, protein rendah lemak, dan garam merupakan faktor penting dalam membantu menurunkan tekanan darah.

Makanan kaya garam menjadi salah satu penyebab utama masalah hipertensi. Disarankan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 mg natrium per hari dan mengganti camilan asin dengan makanan seperti pisang, bayam, ubi, dan alpukat.

“Pola makan jelas berhubungan dengan berat badan dan kelebihan berat badan dikaitkan dengan lebih tinggi kejadian masalah tekanan darah. Jadi, dalam jangka panjang, usahakan untuk mendapatkan pola makan yang menjaga berat badan Anda pada tingkat yang sehat,” jelasnya. berkata.4. Berikan lebih banyak prioritas

Walter mengatakan kebahagiaan berperan penting dalam kesehatan. Ini membantu meningkatkan kesehatan jantung dengan mengurangi stres, meningkatkan aliran darah dan merelaksasi pembuluh darah.

Oleh karena itu, Walter mengimbau masyarakat untuk tidak lupa berbahagia, menghabiskan waktu bersama orang terkasih, dan tertawa.

“Sedikit lelucon, mungkin disertai dengan pertunjukan komedi sosial, juga dapat meningkatkan mood Anda. Ini menempatkan Anda pada posisi yang baik untuk berolahraga,” kata Walter.

“Hewan peliharaan memiliki efek yang sama. Mereka menenangkan kita, mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional kita, yang mengarah pada penurunan nilai tekanan darah. Mereka juga dapat mengangkat kita dan mengeluarkan kita dari rumah,” lanjutnya. Tonton video “Hipertensi Sering Menjadi Silent Killer, Ahli Saraf: Periksa Sejak Usia 18” (avk/kna)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *