Jakarta-
Read More : Selamat! Barcelona Juara Liga Spanyol 2024/2025
Selandia Baru secara resmi menaikkan pajak pariwisata sebesar 185% untuk melindungi keindahan alamnya. Namun pertumbuhan ini mengkhawatirkan industri pariwisata.
Kebijakan baru menaikkan harga perjalanan wisata internasional menjadi NZD 100 atau Rp 960.000 diterapkan pada Selasa (10/1/2024). Tarifnya naik jauh dibandingkan sebelumnya, hanya NZD 35 atau Rp 336 ribu.
Visa Guide World mengatakan pada Kamis (10/3/2024) bahwa langkah berani ini diambil untuk mengatasi dampak pariwisata yang semakin meningkat terhadap infrastruktur dan lingkungan alam negara tersebut.
Peningkatan besar ini disebut-sebut berdampak pada hampir seluruh wisatawan internasional yang berkunjung ke Selandia Baru. Sementara itu, wisatawan yang tidak memerlukan visa untuk mengunjungi negara tersebut akan dikenakan biaya yang sudah termasuk saat mengajukan NZeTA (New Zealand Electronic Travel Authority), yang wajib bagi wisatawan yang memasuki negara tersebut.
Biaya baru ini berlaku untuk berbagai pengunjung internasional, termasuk mereka yang bepergian dengan visa turis, NZeTA, visa pelajar, dan berbagai program visa kerja.
Namun, wisatawan dari Australia dan sebagian besar negara Pasifik tetap dibebaskan dari pajak turis.
Selandia Baru mempunyai pemandangan alam yang sangat indah dan menarik. Namun mereka mengalami kesulitan dalam mengatur anggaran dan menyambut wisatawan.
Pajak turis sebelumnya sebesar 35 NZD ditetapkan pada Juli 2019. Namun, jumlah tersebut tidak cukup untuk menutupi biaya yang terkait dengan tingginya jumlah pengunjung.
Di sisi lain, kenaikan pajak wisatawan yang tajam menimbulkan kekhawatiran di sektor pariwisata. Industri Pariwisata Aotearoa (TIA) telah memperingatkan bahwa kenaikan biaya mengunjungi negara tersebut dan kenaikan biaya visa sebesar 60% dapat menyebabkan penurunan jumlah wisatawan secara signifikan.
Menurut Rebecca Ingram, CEO TIA, total belanja wisatawan diperkirakan meningkat hingga NZD 500 per orang atau sekitar Rp 4,8 juta. Biayanya dua kali lipat biaya perjalanan ke Kanada dan dua pertiga biaya perjalanan ke Australia.
Ingram mengatakan kenaikan Retribusi Pengunjung Internasional (IVL) bahkan dapat menghalangi sekitar 48.000 calon pengunjung, sehingga mengakibatkan potensi kerugian wisatawan sebesar NZD 273 juta.
Tahun lalu Selandia Baru menyambut lebih dari 3,2 juta wisatawan, 1,3 juta di antaranya berasal dari Australia. Sementara itu, pasar yang diyakini paling terkena dampak kebijakan baru ini antara lain Amerika Serikat, Tiongkok, Inggris, India, Korea Selatan, dan Jerman yang akan menambah satu juta wisatawan pada tahun 2022. Tonton video “Menlu Selandia Baru Puji Pilot Maskapai Penerbangan Susi. Pelepasan dari KKB” (minggu/minggu)