Jakarta –
Read More : Platform Digital Jualan Mobil: Prediksi 2025 Makin Berat dan Andalkan Cara Ini
Kylian Mbappé diberitahu untuk fokus berlatih untuk menjadi striker tengah dan bukan lagi pemain sayap kiri. Inilah satu-satunya cara untuk menjadi mesin pencetak gol utama Real Madrid.
Hal itu diungkapkan Karim Benzema, eks bomber Madrid 2009-2023, dalam acara TV Spanyol El Chiringuito. Menurutnya, Bape tidak akan berkembang di Madrid jika terus bermain sebagai pemain sayap kiri, sebab posisi tersebut sudah lama dikuasai Vinicius Junior.
“Jangan menyerah, karena menurut saya hal itu tidak akan memaksa Vinicius untuk berpindah posisi. (Karena) dia (Vinicius) adalah pemain terbaik dunia saat ini,” kata Benzema.
Pemain yang kini bermain untuk Al Ittihad itu menjelaskan: “Bappe harus menyadari bahwa saat ini dia adalah pemain nomor 9 dan (harus) melupakan sayap kiri untuk sementara waktu.
Bappé telah mencetak 8 gol dan memberikan 2 assist dalam 14 pertandingan musim ini, namun dinilai belum dalam performa terbaiknya. Ia membutuhkan 4 pertandingan untuk bisa menembus LaLiga dan tak berdaya saat Madrid kalah 4-0 dari Barcelona pada akhir Oktober tahun lalu.
Merujuk data Transfermarkt, nyatanya Mappe lebih sering ditempatkan sebagai penyerang tengah dibandingkan posisi lainnya selama 7 musim membela PSG. Tercatat, ia bermain sebanyak 187 kali sebagai pemain nomor 9, sementara hanya 71 kali sebagai pemain sayap kiri.
20 dari 48 golnya untuk tim Prancis terjadi ketika ia ditempatkan sebagai striker utama. Artinya dia benar-benar mampu memainkan posisi tersebut. Meski demikian, Benzema juga menegaskan bahwa Madrid bukanlah PSG dan hal itu bisa membuat Kyabbe merasakan tekanan berbeda.
“Dunia menuntut banyak darinya dan dia berada di bawah banyak tekanan, ini bukan Paris Saint-Germain,” jelas Benzema. (adp/ruang)