Jakarta –

Read More : Jadi Kepala BPOM, Taruna Ikrar Bakal Atur Harga Obat Mirip Negara Tetangga

Alergi dan cacar air memiliki gejala ruam yang serupa. Namun meski sama-sama mengalami ruam, kedua penyakit ini tidak bisa dipisahkan dari gejalanya.

Apa perbedaan gejala cacar air dan alergi? Dokter Sukamto Koesno, konsultan penyakit dalam, alergi dan imunologi SpPD-KAI, mengatakan cacar air biasanya disebabkan oleh infeksi virus. Oleh karena itu, penderita seringkali merasakan gejala pertama, seperti demam, sebelum ruam muncul di tubuh.

“Kalau terkena cacar air, itu karena infeksi virus. Mulanya panas, biasanya tinggi, kemudian timbul ruam, mula-mula merah, kemudian timbul bintil-bintil berisi air, lalu pecah,” ujarnya. Dr Sukamtog pada Senin (29/4/2024).

Sementara itu, ruam yang muncul akibat alergi seringkali disebabkan oleh masuknya alergen ke dalam tubuh. Ruam alergi terasa gatal dan biasanya muncul di punggung tangan dan lutut.

“Pada saat yang sama, jika Anda alergi, Anda akan mengalami lesi atau kelainan kulit, biasanya berwarna merah, dengan batas tidak jelas dan biasanya gatal di area tertentu,” jelasnya.

Selain itu, gejala lain akibat alergi dapat menyebabkan pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Dalam kasus yang jarang terjadi, alergi bisa menyebabkan gejala parah seperti sesak napas.

“Pengalamannya bisa menyebabkan gatal-gatal, pembengkakan pada mata dan mulut, atau reaksi alergi parah, sesak napas, mual, muntah, tekanan darah rendah, bahkan kematian,” ujarnya. “Cek Fakta! Benarkah efek samping obat menyebabkan penyakit ginjal?” Menonton video. (avk/naf)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *