Jakarta –
Banyak kesalahpahaman tentang bisphenol A atau BPA dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya, banyak orang tidak mau menghindari produk tertentu meski dikaitkan dengan BPA dari sumber lain.
Banyak orang yang percaya bahwa BPA pada kemasan makanan hanya terdapat pada produk berbahan plastik. Faktanya, BPA digunakan dalam bentuk resin epoksi sebagai pelapis makanan logam.
Aditiawarman Lubis, MPH, dokter di Balai Penelitian Ikatan Dokter Indonesia, Sadar atau tidak, BPA memang terlihat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tidak mudah untuk dihindari dan yang dapat dilakukan adalah memperhatikan parameter keselamatan.
“Dan hal ini diatur oleh regulator dalam hal ini Badan POM,” kata Tri. Adit, begitulah panggilan akrabnya.
Ketika terkena BPA dalam jumlah kecil yang berasal dari kemasan makanan, tubuh memiliki mekanisme untuk memisahkannya dan mengeluarkannya dari tubuh melalui urin. Oleh karena itu, partikel BPA tidak menumpuk dan tidak dapat mempengaruhi kesehatan selama berada di tempat yang aman.
“BPA yang masuk ke dalam tubuh, sekitar 90 persennya terpisah dari tubuh, jadi tidak ada masalah dengan BPA atau apa pun, tersumbat,” kata dr Adit.
Terkait kemungkinan BPA dapat menyebabkan kanker, ahli onkologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Andika Rachman, SpPD-KHOM mengatakan kanker disebabkan oleh banyak faktor. Dalam keadaan normal, tidak ada bukti konklusif yang menghubungkan BPA dengan kanker.
“Yang pertama menyimpulkan bahwa BPA secara langsung menyebabkan kanker,” ujarnya.
Saat ini dugaan bahwa BPA merupakan senyawa yang dapat mengganggu sistem endokrin muncul sekitar tahun 1996. Senyawa ini diyakini merupakan pengganggu endokrin dan memiliki efek serupa dengan estrogen sehingga dikhawatirkan akan ditemukan solusi atas permasalahan tersebut. pertumbuhan atau tidak. keras.
Faktanya, menurut Cara Memahami BPA, metabolisme di lambung dan hati mengubah BPA menjadi senyawa tidak aktif dan tidak berbahaya. Senyawa tidak aktif ini larut dalam air, sehingga dapat dikeluarkan melalui urin.
Tonton video “BPOM Kini Wajibkan Pelabelan BPA pada Air Minum Galon” (atas/atas)