Jakarta –

Read More : Duh! Tangan Fuji Ditarik Emak-emak saat Lari di Kendari

Aktor Rezki Aditya terlihat mendatangi Polsek Bawah Tanah Jakarta Selatan bersama pengacaranya Irwan Irwan.

Saat ditanya soal kedatangan polisi bawah tanah dari Jakarta, suami Sitra Grocer tak menjawab apa pun dan hanya tersenyum kepada awak media.

Irwan Irwan kemudian menjelaskan, kedatangannya ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk mendalami laporan dugaan penelantaran anak yang dilaporkan Weni Ariani terhadap Rezki Aditya.

Irwan Irwan saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024) mengatakan, “Saya hanya ingin bertemu dengan penyidik, soal laporan SP3 saat itu”.

Pihak Rezki Aditya belum membeberkan apa pun soal laporan tersebut. Namun, pihaknya menyebut hal itu berkaitan dengan tes DNA.

Terkait itu, tes DNA, (soal tes DNA) akan menjadi satu-satunya tabel, kata Irwan Irwan.

Kontroversi bermula saat Veni Ariani mengajukan pengakuan anak terhadap Rezki Aditya di Pengadilan Negeri Tangerang.

Di tengah kasusnya, pada 18 Agustus 2021 Veni Ariani juga melaporkan Rezki Aditya ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan penelantaran anak.

Kemudian, pada 3 Februari 2022, Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menolak perkara Wenny Ariani yang menyebabkan Polda Metro Jaya menolak laporan (SP3) yang dibuatnya.

Tak mau tinggal diam, Weni Ariani langsung mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Banten setelah kasusnya dibatalkan.

Kemudian pada 24 Mei 2022, Pengadilan Tinggi Banten memutuskan Rezki Aditya merupakan ayah kandung dari anak Veni Ariani.

Rejki Aditya mengajukan banding ke Mahkamah Agung namun menolaknya. Akhirnya pada 23 Mei 2023, Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi suami Chitra Kirana dan menyatakannya sebagai ayah dari anak Veni Ariani.

Berbekal hasil putusan MA, Wenyi Ariani meminta Polres Metro Jakarta Selatan membuka kembali kasusnya.

Simak video “VIDEO: Rezki Aditya dan Veni Setuju Tes DNA atas Dugaan Penelantaran Anak” (ahs/wes)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *