Jakarta –

Read More : Besaran UMK Karawang di 2024, Tertinggi Ke-2 di Indonesia

Presiden LaLiga Javier Tebas mengatakan Manchester City harus menerima sanksi yang sesuai jika terjadi pelanggaran aturan keuangan Liga Premier.

Sidang terhadap 115 dakwaan terhadap Man City, yang tersebar selama 14 musim (2009-2023), telah dimulai di lokasi yang dirahasiakan. GiveMeSport mengatakan panel beranggotakan tiga orang akan memutuskan masa depan Bemi.

Sejauh ini, Manchester City menyatakan tidak melakukan kesalahan apa pun. Untuk mempersiapkan pembelaannya, tim hukum kelas satu telah dibentuk dengan pengacara terkenal Lord David Pannick sebagai kepala tim pembela.

Terkait hal tersebut, Javier Tebas telah memperingatkan para manajer Liga Inggris untuk tidak menyerah pada tekanan dan memberikan hukuman yang setimpal kepada Man City.

Menurut Tebas, situasi saat ini sedang terancam karena nama baik otoritas di Inggris. Jika ada putusan tidak bersalah maka integritas Liga Inggris akan rusak.

“Tidak bisakah Premier League menyerah pada tekanan?” Tebas mengatakan kepada GiveMeSport.

“Manchester City hanyalah sebuah klub dan ketika Anda menjalankan sebuah organisasi, Anda harus bekerja. Premier League tidak bisa membedakan tim besar atau kecil, penting dan ‘kurang penting’.”

“Manchester City adalah anggota organisasi yang telah melakukan pelanggaran dan Anda harus menerima penilaian yang sesuai. Jika tidak, otoritas atas masalah tersebut akan hilang,” ujarnya.

(krs/pur)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *