Jakarta –

Read More : Pesan Don Carlo ke Skuad Real Madrid: Nikmati Final, Jangan Cemas!

Presiden Prabo Subayanto telah mengakui bahwa pemerintah, yang menuntunnya, akan kurang berkomunikasi sementara itu. Dia juga menjelaskan kondisi ini.

Menurut Probo, keadaan pemerintah saat ini adalah tanggung jawabnya. Dia terkait dengan filosofi mengakui situasi ini, yang didasarkan pada bukti.

“Saya mulai menyadari bahwa komunikasi yang dipimpin oleh pemerintah benar -benar hilang dan bahwa itu adalah tanggung jawab saya. Saya ingin menjelaskan mengapa saya mengikuti filosofi kinerja yang berbasis kinerja, jadi saya akan dengan enggan berbicara tanpa bukti,” kata Prabovo di South Mantary Financial Workshop pada hari Selasa.

Menurutnya, filsafat akhirnya membentuk model pemerintah saat ini. Prabovo ingin menghitung nilai berdasarkan hasil dan hasil yang telah ia lakukan.

Demikian pula, sistem penentu peringkat menteri di kabinet merah dan putih. Probovo mengakui bahwa ia memilih serangkaian menteri berdasarkan kemampuan dan kinerjanya.

“Saya tidak pernah bertanya apa yang saya pilih untuk menjadi menteri, yang adalah orang tua saya, partai mana, kelompok ras mana yang tidak benar. Semuanya didasarkan pada bukti. Saya pikir orang akan benar -benar menilai hasilnya,” katanya.

Karena itu, menurut Probovo, ia bertanya kepada lokakarya ekonomi. Acara ini adalah salah satu forum pemerintah yang meningkatkan dialog dengan masyarakat dan menggambarkan pandangan ekonomi saat ini.

“Saya bertanya pada program itu, karena saya pikir saya telah memasuki pekerjaan pemerintah selama 6 bulan. Saya memimpin. Akan aktif untuk memberikan informasi tentang waktu dan situasi yang berlaku untuk lebih berkomunikasi.” (SHC/RRD)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *