Jakarta –
Read More : Vitor Roque Menuju Pintu Keluar Barcelona
Huawei baru saja meluncurkan seri Mate 70 di China dan ponsel tersebut tampaknya mendapat respon positif dari konsumen. Bahkan ada klaim bahwa rantai pasokan Huawei kewalahan dengan permintaan seri Mate 70.
Menurut laporan Reuters, tim rantai pasokan Huawei harus bekerja lembur untuk memenuhi permintaan seri Mate 70 karena stok awal yang siap tidak mencukupi.
He Gang, CEO Consumer Business Group Huawei, mengatakan bahwa pemesanan untuk seri Mate 70 telah melampaui 6,7 juta unit, menyebut permintaan akan ponsel andalan tersebut “gila”.
Harap dicatat bahwa ini hanya reservasi, bukan pre-order. Konsumen bisa melakukan reservasi tanpa membayar deposit, sehingga Huawei belum menerima pembayaran dari konsumen.
Seri Huawei Mate 70 diluncurkan pekan lalu sebagai penerus seri Mate 60. Jajaran ponsel ini terdiri dari empat model yakni Mate 70, Mate 70 Pro, Mate 70 Pro+, dan Mate 70 RS Ultimate.
Meski pernyataan Huawei terdengar optimis, namun para analis mempunyai prediksi sebaliknya. Analis TechInsights beberapa waktu lalu mengatakan, minat konsumen terhadap lini ponsel ini tidak setinggi generasi sebelumnya.
Analis percaya bahwa seri Mate 70 akan memiliki pasokan terbatas karena masalah manufaktur chip. Hasil benchmark terbaru menunjukkan Mate 70 Pro+ menggunakan chipset Kirin 9020 yang diklaim memiliki performa 30% lebih cepat dibandingkan Kirin 9010, seperti dilansir Gizmochina, Minggu (12/08/2024).
Seri Mate 70 juga menjadi ponsel pertama Huawei dengan HarmonyOS Next. Ini adalah sistem operasi Huawei pertama yang tidak mendukung Android, karena dikembangkan tanpa kode Android Open Source Project (AOSP).
Dia mengatakan pengguna seri Mate 70 mungkin harus menunggu dua hingga tiga bulan lagi untuk merasakan HarmonyOS Next karena Huawei terus menyempurnakan pengalaman penggunanya. Mulai tahun depan, semua ponsel Huawei akan menjalankan HarmonyOS Next. Tonton Video: Kegembiraan Huawei Mate 70 Serasa Mati (vmp/vmp)