Jakarta –

Read More : Arsenal Mau Tawarkan Kontrak Baru ke Thomas Partey

Pemerintah akan segera mengakhiri penggunaan subsidi bahan bakar (BBM). Larangan bahan bakar bersubsidi diumumkan akan segera diterapkan. Salah satu pembatasannya adalah mobil seperti Pajero Sport dan Fortuner tidak boleh mengisi bahan bakar solar.

Batasan ini akan diterapkan pada BBM bersubsidi agar penyaluran subsidi dapat tepat sasaran. Arifin Tasrif, saat masih menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya (ESDM), mengatakan pihaknya akan menggodok pengumuman tersebut sebelum menerapkan pembatasan subsidi BBM.

“Tanggal 1 September (larangan subsidi BBM) harus kita rapatkan dulu,” kata Arifin, dilansir CNBC Indonesia.

Menurut dia, pihaknya saat ini sedang menyusun pedoman kendaraan yang tetap diperbolehkan menggunakan bahan bakar bersubsidi. “Iya didukung. Terakhir, saya tidak akan jadi orang yang bicara. Ya nanti jadi dua (Pertalite dan Solar Subsidi),” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan kendaraan seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport akan dilarang mengisi bahan bakar bersubsidi. Menurut dia, kedua kendaraan tersebut tidak memenuhi syarat pembelian BBM bersubsidi.

“Apakah menurut Anda cocok untuk mereka (Pajero dan Fortuner), sepertinya mobil-mobil itu juga bagus,” kata Dadan.

Dadan menegaskan, pemerintah akan menaikkan standar bagi pengguna BBM bersubsidi. Oleh karena itu, perwakilan negara saat ini sedang mempersiapkan berbagai program koordinasi undang-undang baru yang akan diberikan pemerintah.

“Iya (membahas pedoman pekerja subsidi BBM), pembahasannya hampir selesai. Itu dibahas dalam rapat Menteri Perekonomian, saat itu Menteri Perekonomian (Airlangga Hartarto) memberikan penjelasannya,” imbuhnya.

Menurut detikOto dari buku Mitsubishi, Pajero Sport 2022 disarankan menggunakan bahan bakar dengan cetane number 51 atau lebih. Penting juga untuk diperhatikan bahwa minyak harus mengandung sulfur di bawah 50 ppm.

Dalam manual Pajero Sport tertulis, “Menggunakan bahan bakar diesel lebih rendah dari yang direkomendasikan dapat berdampak buruk pada handling, serta tenaga dan daya tahan mesin.”

Selain itu, untuk model Fortuner, mesin diesel disarankan menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur 50 ppm atau kurang. Angka setana adalah 48 atau lebih tinggi.

Bahan bakar dengan angka setana 48 dapat diperoleh dalam bentuk biodiesel. Namun kalau bicara sulfur, masih tinggi. Menurut data detikcom, kadar sulfur pada biodiesel bisa mencapai 2.500 ppm. Saat ini, kandungan sulfur untuk model Euro4 dikatakan 50 ppm.

Bahan bakar dengan kandungan sulfur 50 ppm (setara Euro4) bisa didapatkan dalam bentuk Pertamina Dex. Bahan bakar shell juga rendah sulfur, yaitu 10 ppm pada kisaran V-Power Diesel. Pertamina Dex juga dikenal rendah sulfur, yakni 10 ppm. Saksikan video “Temukan Kehebatan Mitsubishi Motors di GIIAS 2024!” (rgr/kering)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *