Jakarta –
Read More : Tiga ‘Final’ Man City di Liga Inggris: Lawan Klub-klub London
Oppo tidak ingin ketinggalan tren kecerdasan buatan (AI) generatif. Penyedia teknologi asal Tiongkok ini berkolaborasi dengan beberapa raksasa teknologi lainnya untuk menghadirkan fitur kecerdasan buatan ke perangkatnya.
CEO Produk AI Oppo Nicole Zhang mengatakan kecerdasan buatan generatif sebenarnya bukan sesuatu yang baru bagi Oppo. Ia mengatakan Oppo telah mempelajari kemungkinan pengembangan model bahasa besar (LLM) sejak tahun 2020 dan telah mencurahkan sumber daya yang signifikan untuk penelitian dan pengembangan.
Namun, Oppo tidak bekerja sendirian. Belum lama ini, Oppo mengumumkan kolaborasi dengan Google untuk menghadirkan model Gemini AI ke ponsel terbarunya. Dengan kerja sama ini, calon ponsel terbaru Oppo seperti seri Reno 12 dan seri Find X akan dibekali fitur kecerdasan buatan seperti AI Writer dan AI Toolbox.
Oppo juga berkolaborasi dengan MediaTek untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan dan komputasi chip di ponsel andalan Oppo mendatang. Oppo sendiri telah berhasil mengompresi 7 miliar parameter Large Language Model (LLM) dari sebelumnya berukuran 28GB menjadi 3,5GB untuk meningkatkan kinerja AI pada ponselnya.
“Optimalisasi ini memungkinkan kami menjadi salah satu vendor ponsel yang mengimplementasikan model bahasa besar dengan 7 miliar parameter pada perangkatnya, dan pengguna kami dapat menikmati fitur AI Eraser dan AI Summary pada perangkat tanpa koneksi Internet,” jelasnya. CEO. Produk Oppo AI Nicole Zhang.
Oppo juga berkolaborasi dengan Microsoft untuk memungkinkan konversi suara dan teks yang lebih efisien, akurat, dan alami serta meningkatkan konektivitas antara desktop dan ponsel yang didukung AI. Fitur ini akan tersedia di ponsel Oppo generasi berikutnya.
Saat ini, Oppo telah merilis beberapa fitur bertenaga AI termasuk AI Eraser. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk secara otomatis menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto dengan menggambar lingkaran di sekelilingnya.
Zhang mengatakan fungsi penghapus AI yang dimiliki Oppo berbeda dengan vendor lain karena dapat mendeteksi lebih dari 120 kategori objek, termasuk orang, hewan, bangunan, pohon, dll, sehingga objek dapat dihapus lebih akurat dan diganti dengan latar belakang. itu terlihat mulus. Fitur ini rata-rata digunakan 15 kali sehari.
Fitur AI Eraser sudah mulai diluncurkan ke ponsel Oppo Reno 11 Pro, Reno 11, Reno 11 F, Find N3, dan Find N3 Flip. Kedepannya, Oppo juga akan mengembangkan fitur produktivitas bertenaga AI lainnya yang akan memudahkan pengeditan foto dan pembuatan konten media sosial dengan sistem multi-mode.
“AI Eraser dapat menghapus dan membuat gambar pada area yang lebih luas. AI Eraser hanyalah salah satu contoh bagaimana AI yang produktif dapat membuka kreativitas tingkat berikutnya,” tutup Zhang. Simak videonya: Google Rise 2024 siap latih 9 ribu mahasiswa baru keterampilan kecerdasan buatan (vmp/vmp)