Jakarta –
Read More : Nacho Fernandez Resmi Tinggalkan Real Madrid, Menuju Arab Saudi
Sebuah mobil sport Porsche Cayman hancur saat menabrak bagian belakang truk di Tol Dalam Kota, Jakarta, dini hari kemarin. Pengemudi Porsche meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
Menurut X TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 01.40 pagi tadi. Mobil sport Porsche nomor B 2031 PBV itu meledak dan menabrak mobil berbahan metal. Kecelakaan terjadi di KM 05+200 Tol Dalam Kota Kuningan, Jakarta. Disebutkan, kecelakaan ini terjadi karena pengemudi Porsche kurang berhati-hati saat berkendara.
“Sebelum GT Kuningan 2 di Jakarta Selatan, saat melaju karena kurang hati-hati dalam mengemudi, mobil Porsche Cayman yang dikendarai saudara TP menabrak badan mobil Mitsubishi yang dikendarai saudara RA di depannya. Demikian dilaporkan Kepala Divisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Diella Kartika Artha melalui detikNews.
Keselamatan berkendara dan Direktur Pelatihan Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, Porsche diduga melaju kencang. Selain itu, menurut Sony, saat mengendarai mobil, adrenalin pengemudi biasanya menjadi tenaga yang kuat bagi pengemudi untuk terus melaju.
“Kalau punya mobil sport, melaju sangat lambat, saat saya pakai mobil ini, jarak mobilnya 80 kilometer di tanah, cukup tidak nyaman. Saya kira injeksinya jelek, tapi ada orang lain yang bilang tidak. . asyik kalau telat,” kata Sony kepada detikOto.
Meski demikian, Sony menekankan bahwa saat mengendarai mobil sport sebaiknya selalu menjaga batas kecepatan di jalan raya. Perlu diperhatikan bahwa di jalan raya dalam kota kecepatan maksimumnya adalah 80 km/jam. Mobil yang kencang akan sulit dikendalikan dan berbahaya jika di depannya terdapat mobil tua.
“Mendengar dengan cepat, mampu membaca hal-hal yang berbahaya. Mendengarkan dengan baik dari jarak jauh, mampu melihat, mengurangi titik buta dan mempunyai waktu bereaksi untuk menghindari hal-hal tersebut,” kata Sony.
Selain mematuhi batas kecepatan aman, kita juga harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Kita harus bisa melihat potensi masalah dari truk ke depan dan mengambil tindakan perbaikan jika diperlukan. Seperti ketika truk tidak bisa mendaki bukit. Ini termasuk ruang yang cukup untuk berhenti jika diperlukan untuk memperlambat. Tonton video “Mobil yang menewaskan sepeda motor di Jakarta Utara dikendarai oleh seorang lelaki tua” (rgr/buhe)