Gremio-

Read More : Opening Olimpiade 2024: Bos LaLiga Kritik Parodi ‘Perjamuan Terakhir’

Sebuah kejadian mengerikan terjadi di divisi dua regional Brasil. Ada seorang pemain sepak bola yang ditembak polisi saat protes.

Menurut ESPN, momen itu terjadi pada pertandingan liga kedua regional Brasil antara Centro Oeste dan Gremio Annapolis. Kebingungan pun terjadi usai pertandingan yang dimenangkan Centro Osti dengan skor 2-1.

Kemudian polisi militer turun tangan untuk menghentikan perkelahian. Dalam kasus ini, seorang petugas polisi tampak mengancam pemain Gremio Annapolis.

Dalam video tersebut, seorang polisi mengarahkan moncong senjatanya ke arah kiper Gremio, Ramon Souza. Momen ini terlihat sebelum para pemain menembak.

Usai penembakan, petugas masih mengarahkan senjatanya ke arah Souza. Souza kemudian mendapat perawatan medis setelah tertembak di pahanya, rupanya terkena peluru karet.

Souza langsung ditandu dan dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Gremio kemudian mengutuk insiden tersebut.

Gremio Annapolis secara terbuka menyangkal insiden menyedihkan, konyol dan ofensif yang terjadi pada Rabu malam di Stadion Jonas Duarte. Setelah pertandingan berakhir, kiper kami Ramon Souza terluka parah oleh petugas polisi khusus dengan peluru karet. (CPE) terluka,” kata Gremio dalam sebuah pernyataan.

“Tindakan yang mengerikan, tidak dapat dipercaya, dan kriminal dilakukan oleh seseorang yang seharusnya peduli terhadap keselamatan dan integritas orang-orang di Stadion Jonas Duarte.”

“GEA (Grêmio Anápolis) menginformasikan bahwa mereka akan bertindak sesuai sehingga orang yang bertanggung jawab dihukum dan keadilan terjamin sehingga aktivitas kriminal ini tidak dibiarkan begitu saja,” tutup Grêmio.

Kasus ini akan diselidiki oleh polisi sendiri. Mereka bersumpah akan mengambil tindakan terhadap teman-temannya yang menembak dan membunuh pemain Gremio Annapolis tersebut. Lihat “Gremio Pertahankan Suarez, Tak Ingin Lepas Dia ke Inter Miami” (yna/mrp)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *