Jakarta –

Read More : Hasil dan Klasemen MPL ID S15 Week 7: Evos Betah di Posisi Tujuh

Serikat Pekerja (SP) Indofarma terus menuntut hak pekerja atas upah. Serikat pekerja menyatakan perusahaan masih berhutang gaji kepada pekerja sebesar Rp 95 miliar.

Serikat pekerja mengadu ke VI DPR RI pada Rabu (28/8). Mereka berharap permasalahan yang dihadapi pegawai dapat diselesaikan di direksi.

Direktur Utama SP Indofarma Meidawati mengatakan, permasalahan tersebut menyulitkan karyawan. Anggotanya bahkan memberitahu dia bahwa dia tidak bisa lagi membeli beras.

“Beberapa anggota WA (Whatsapp) kami bilang, ‘Nyonya, tolong beri kami gaji’, kami tidak punya satu liter beras pun di rumah Pak. Makanya saya selalu menangis, saya menangis., Tidak., Tapi saya’ Saya sedih hidup pak, kami mampu membiayainya, ”ujarnya, Jumat (30/8/2024).

Diakuinya, permasalahan tersebut telah dilaporkan ke berbagai pihak, mulai dari Kementerian BUMN hingga Kementerian Ketenagakerjaan.

“Dan saya mengatakan ini di mana-mana, di perusahaan induk, di kementerian, di kementerian tenaga kerja, di demonstrasi, sambil berteriak, ‘Pak, kami berhasil, Pak,'” katanya.

Namun permasalahan yang dihadapi karyawan tidak terselesaikan. Jadi tunggu banget DPR.

“Jadi sepertinya sampai saat ini permasalahan kita belum selesai. Setelah itu, di mana pun kita berada, kita sudah memberikan surat. Karena ini rumah rakyat, besar harapan kita akan didengar pendapatnya oleh DPR.” Dia berkata. . (acd/rd)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *