Ibukota Jakarta –
Read More : Terbukti Lewat Studi, Rutin Minum Kopi Bisa Tambah Umur Nyaris 2 Tahun
Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini dapat diobati dengan pengobatan yang tepat, namun seringkali gejalanya tidak disadari.
Oleh karena itu, mengidentifikasi sifilis sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius. Yuk kenali lebih dalam mengenai penyakit sipilis, gejala, penyebab dan pengobatan penyakit sipilis?
Sifilis merupakan salah satu penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) yang menular melalui hubungan seksual, baik oral maupun oral. Menurut Mayo Clinic, penyakit ini awalnya tampak seperti bekas luka, biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan biasanya muncul di penis, rektum, atau mulut.
Penyakit sipilis bisa bertahan lama di dalam tubuh sebelum menimbulkan gejala. Seseorang mungkin tidak mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit sipilis dan menulari pasangannya.
Penyakit sipilis juga bisa ditularkan dari ibu hamil ke bayinya. Penyakit ini disebut sifilis kongenital. Akibatnya, gangguan kesehatan serius bisa terjadi, termasuk kematian pada bayi dan anak kecil.
Gejala sifilis tergantung pada stadium infeksinya. Menurut situs Klinik Cleveland, penyakit sipilis memiliki empat stadium, yaitu stadium pertama, stadium kedua, sedang, stadium lanjut (lanjutan). Penyakit ini ditularkan terutama pada tahap pertama dan kedua. Sifilis primer
Selama ini, luka lunak dan keras terbentuk di tenggorokan atau mulut. Cedera ini berukuran kecil dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, sehingga pasien mungkin tidak menyadarinya.
Dalam beberapa minggu, lesi ini akan hilang dengan sendirinya. Namun, bukan berarti penyakit ini sudah berakhir. Jika pasien tidak mendapat pengobatan, infeksi berpindah ke tahap kedua. Sifilis sekunder
Sekitar 1-6 bulan setelah lesi penyakit sipilis hilang, timbul ruam-ruam. Ruamnya bisa menutupi seluruh tubuh, termasuk telapak tangan dan telapak kaki. Gejala lain pada tahap kedua adalah: Demam Kelelahan Lesi seperti kutil Nyeri otot Penurunan berat badan Sakit kepala Rambut rontok Pembengkakan kelenjar getah bening.
Gejala ini bisa terlihat dan akhir bulan atau tahun. Meskipun kutil kelamin telah hilang atau tidak ada gejala yang dilaporkan, orang tersebut tetap memerlukan pengobatan. Jika tidak, infeksi akan memasuki tahap laten.3. Sifilis laten
Pada fase reliabel, sifilis tidak menunjukkan gejala yang jelas. Namun, infeksi tersebut dapat merusak jantung, tulang, saraf, dan organ. Fase ini bisa memakan waktu 20 tahun.
Namun penularan sifilis ke pasangan saat berhubungan intim jarang terjadi. Seperti langkah sebelumnya, jika tidak ditangani, infeksi dapat berkembang ke stadium lanjut.4. Sifilis Akut (Tesier)
Bagi kebanyakan penderita sifilis, gejalanya tidak melampaui tahap laten. Kadar ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius, terutama: Kerusakan otak, kehilangan ingatan dan masalah kesehatan kognitif Penyakit jantung Gangguan pergerakan dan masalah otot Kerusakan Kerusakan saraf Kejang Masalah penglihatan, termasuk kebutaan.
Penyakit sipilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Orang yang terinfeksi menyebarkan virus melalui hubungan seks, melalui tinja, atau melalui seks oral.
Bakteri bisa masuk ke dalam tubuh melalui vagina, alat kelamin, alat kelamin, mulut atau kulit yang rusak. Seperti gejala yang disebutkan, infeksi akan terus menyebar ke seluruh tubuh dan mempengaruhi bagian tubuh.
Sifilis diobati dengan antibiotik, sejenis obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Obat yang paling umum digunakan adalah penisilin.
Penderita sifilis harus berhenti minum semua obat bahkan setelah luka atau ruamnya sudah hilang. Setelah melakukan pengobatan, penyedia layanan kesehatan akan melakukan tes darah untuk memastikan infeksinya hilang.
Di atas adalah gejala penyakit sipilis, penyebab dan pengobatan penyakit sipilis. Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar penyakit dapat diobati dan tidak berkembang.
Tonton video “Teman Bermanfaat, Teman Tapi Ramah Versi Edit” (baris/baris)