Jakarta –
Read More : Neymar is Back, Pamer Gocekan Maut!
Pemerintah berencana menurunkan harga tiket pesawat setelah membanjirnya keluhan penumpang. Pendapatnya diungkapkan Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jenderal Hariyadi Sukamdani.
Penurunan tarif dijanjikan akan dimulai pada Oktober 2024. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengumumkan niat penurunan tarif maskapai hingga 10 persen pada Juli lalu.
Untuk menekan tarif, pemerintah membentuk gugus tugas tiket pesawat mahal yang dipimpin oleh Menteri Kelautan dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Panjaitan.
“Nanti kita lihat, karena struktur biaya pesawat terbang paling besar itu di bahan bakar, di avtur. Di avtur, di biaya pengembangan lahannya, di ground handling di darat, baik di biaya sewa, biaya modal,” ungkapnya. Ramdani. wartawan usai Indonesia Tourism Fair 2024 di Jakarta, Rabu (2 Oktober 2024).
Selain avtur, ia juga memperkirakan persaingan maskapai lokal belum kompetitif. Sebab, rute penerbangan masih didominasi oleh satu maskapai dan belum ada maskapai lain serta peraturan yang dianggap berlaku.
“Satu hal lagi, kompetisi. Jika ada persaingan yang lebih longgar, otomatis akan ada persaingan. Nah, kini bisa dikatakan khusus pasar dalam negeri didominasi oleh satu maskapai penerbangan, menguasai lebih dari 70 persen pasar tentunya. Harus ada regulasi yang mengarah ke sana, pasti ada (penurunan harga).
Ramdani tidak yakin harga tiket pesawat akan turun dalam waktu dekat. Dia menegaskan, tarif angkutan udara akan turun jika unsur-unsur berat ini terkendali.
“Bisa (dikurangi 10 persen) kan. Karena kemarin karena Kepmendag, bea masuk kembali diberlakukan. sepertinya tidak ada tandanya jadi kita juga tidak tahu, tapi memang benar sparepartnya adalah komponen impor.
“Tetapi bahan bakar penerbangan juga penting, jika harganya tidak kompetitif, 40 persen dari struktur biaya adalah manusia.” Jadi sekali lagi, kita akan lihat apa yang terjadi selanjutnya. Nah permasalahan ini hanya beberapa hari saja, pemerintahan saat ini akan bertahan sampai tanggal 19 (Oktober),” ujarnya.
Tonton video “Harga tiket pesawat turun 10% Oktober mendatang” (minggu/fem)