Jakarta –
Read More : Sariyah Istri Pak Tarno Sedih Lihat Suami Sakit tapi Tetap Dagang
Melody eks JKT48 belakangan ini tengah disorot karena keterlibatannya dalam dunia peternakan. Karena itu, ia dianggap oleh netizen sebagai duta pertanian milenium.
Soal anggapan tersebut, Melody Nurramdhani Laksani mengaku tak ambil pusing sama sekali. Sejak mengenyam pendidikan pertanian dan sejak tahun 2018 hingga saat ini beliau menjadi duta brand pertanian Jepang di ASEAN.
“Bagus juga. Menurut saya, kalau saya sarjana pertanian, bagus juga kalau disebut duta pertanian,” ujarnya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.
“Saat saya kuliah, saya juga banyak beraktivitas di luar ruangan karena banyak hal-hal yang berkaitan dengan teknologi pertanian di luar ruangan, jadi saya cukup terbiasa bekerja di lahan pertanian,” lanjutnya.
Bertani merupakan hal yang menyenangkan bagi Melody. Karena ia bisa melihat hamparan hijau dan merasakan sejuknya angin.
“Karena kami tinggal di kota, seru sekali pergi ke lahan pertanian, segar dan hijau, udaranya enak. Setiap hari kami merasa segar. Pagi hari ke pertanian, kami lelah tapi senang. nanti,” katanya.
Bintang Viva JKT48 ini tahu, bertani ada naik turunnya. Namun ia tetap semangat saat diajak ke samping.
“Pasti disukai semua orang yang mencicipinya, saya antusias karena semuanya dari bahan pertanian. Iya, panjang dan hama tanamannya banyak, ada hal lain, misalnya dengan tanaman. Tergantung misalnya, pada waktu proyek kerja sama yang luasnya meter persegi, jadi kalian pasang kalendernya disana, bantu distribusikan di supermarket premium, ”ujarnya.
Mantan JKT48 Melody berharap bisa punya taman sendiri. Dia juga berharap dapat melaksanakan lebih banyak proyek dengan petani.
“Belum ada, kemarin hanya proyek di lahan bersama petani. Sekarang belum ada proyek, semoga ada lagi karena asyiknya perjalanan bolak-balik Jakarta-Cianjur, seperti pulang pagi dan pulang siang. malam,” tutupnya. Saksikan video “Video: Deddy Corbuzier Marah Mahasiswa yang Komplain Menu Makan Gratis” (mau/pus)