Jakarta –
Read More : Klasemen Liga Spanyol Jelang El Clasico Barcelona Vs Real Madrid
Pengering rambut merupakan salah satu fasilitas hotel yang selalu diminati terutama oleh tamu wanita. Hasil penelitian terbaru menyarankan para tamu untuk tidak menggunakannya.
Dalam pemberitaan majalah The Mirror, Kamis (8/8/2024), para ahli mengklaim pengering rambut menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur.
Menggunakan pengering rambut yang penuh dengan kuman dan bakteri menimbulkan risiko kesehatan dan dapat merusak kesehatan rambut Anda, kata ahli trikologi Jacqui McIntosh.
Trichology adalah studi tentang rambut dan kulit kepala.
Debu, jamur dan kotoran menimbulkan masalah pada kulit kepala dan dapat menyebabkan ketombe, rambut rontok dan tekstur yang tidak diinginkan.
“Ketika mikroorganisme berbahaya ini memasuki rambut dan kulit kepala, mereka dapat menyebabkan infeksi dan iritasi, mengganggu folikel rambut, dan memperlambat pertumbuhan rambut yang sehat,” kata McIntosh.
Jika pengering rambut jarang dibersihkan, ventilasi udara dapat tersumbat dan mempengaruhi keluaran panas unit, sehingga berpotensi menyebabkan rambut patah dan rusak.
“Pengering rambut yang terbengkalai adalah bom waktu yang menunggu untuk meledak,” kata McIntosh.
“Sisa penumpukan di dalam perangkat menyebabkan perangkat menjadi terlalu panas, meningkatkan risiko luka bakar pada rambut atau kulit kepala,” tambahnya.
Sebaiknya para tamu membawa pengering rambut sendiri saat berlibur. Para peneliti mengatakan satu hal yang bisa dihilangkan oleh pengering rambut hotel adalah kutu busuk.
“Gunakan pengering rambut dengan suhu terpanas pada lapisan kasur dan kepala tempat tidur, tempat kutu busuk sering bersembunyi. Karena kutu busuk dewasa mati pada suhu 119 derajat Fahrenheit atau lebih tinggi,” ujarnya.
Saksikan video “Ini Biaya Menginap Kamar di Hotel Nusantara IKN” (bnl/fem)