Vatikan –
Read More : Gubernur Kaltara Curhat Kondisi Perbatasan RI: Harga Semen Mahal-Gas Langka
Presiden ke -5 Indonesia, Megavati Secarnoputeri mengunjungi Vatikan dan bertemu dengan Paus Francis. Megawati memberikan lukisan Our Lady of the Red Berakaya kepada Paus Sri.
Megavati bertemu dengan para pemimpin Katolik terkemuka di dunia, Paus Fransiskus disertai oleh kedua anaknya, Ketua Parlemen Indonesia Pyan Maharani dan Mohamad Riji Kolen Maharani dan Mohamad Richki Pratama.
Megavati bertemu dengan Paus di kediaman Casa Santa Marta, Vatikan pada hari Jumat (07/27/2025). Megawati dan lingkungannya tiba di tempat kejadian pada pukul 14:40 siang.
Pertemuan antara keduanya terjadi ditutup. Setelah pertemuan, hanya Megavity yang siap memberikan informasi terkait pertemuannya dengan Paus.
Megavati menelepon untuk melakukan undangan Paus Francis dan keduanya bertemu sebelum pertemuan hari ini.
“Saya mengambil undangan pribadi darinya, karena yang paling penting adalah dia masih bertemu dengan saya dan berbicara tentang masalah nasional,” kata Megawati setelah pertemuan.
Pertemuannya panas. Seperti diketahui, tubuh Paus Francis tidak dalam kondisi yang tepat. Megavati juga memulai percakapan dengan menyerukan kondisi kesehatan paus.
Megawati harus mengatur tangan Paus Francis. Megavati juga memberikan lukisan Perawan Maria dengan dana merah kepada Paus Francis.
Paus muncul untuk menutup tangannya ketika dia mendapatkan lukisan Megawati. Mereka juga mengambil sesi foto kelompok di dekat lukisan itu.
Megavati berkata, Paus Francis tertarik pada Pancasila dan pada nilai kerja sama timbal balik. Megawati membawakan Anda pidato di para pemimpin tipe dunia tentang hak -hak anak -anak, yang juga menghadiri Paus, di Panksila.
“Maka terutama sangat tertarik pada pancasia, kerja sama timbal balik ketika Speh Ill menjelaskan bahwa dalam kehidupan manusia itu sebenarnya Pancasila bahwa flu akan diikuti karena itu sebenarnya internasional,” katanya.
“Jadi, maka itu bukan hanya milik orang -orang Indonesia, dan itu sangat, sangat mudah karena sebenarnya 5 kali hidup, terutama masalah Tuhan yang dapat melakukan segalanya, kemanusiaan,” kata Megawati.
Presiden Partai Demokrat Indonesia adalah pertarungan yang mengatakan bahwa Paus Fransiskus setuju dengan tema kemanusiaan yang telah mereka ajukan. Dia mengatakan ada perubahan di dunia yang sekarang menjadi perhatian mereka.
“Seolah -olah mereka juga sangat setuju karena saya mengatakan kemanusiaan, sekarang akan melihat banyak masalah tentang dunia karena itu seharusnya bukan perang tetapi untuk berjalan perang,” kata Megavati.
“Dan itu juga yang paling menakutkan bahwa itu adalah masalah pemanasan global. Tapi tampaknya manusia tidak hati -hati dengan pemanasan global 2024 ini) sebelum gagal memberi nasihat,” kata Megavati.
Megawati mengungkapkan saran bahwa dia memotong paus. Megawati menyatakan keterkejutannya tentang ketidakpedulian terhadap masalah pemanasan global.
“איך האָב אים געזאָגט, איך א איבערגעלאָזט צו-מיר האָבן צו רופן אים היליליק פאטער, אָס ייומאַנז זענען ננ ננ ה ננ פאטער י י י י י י י, צ צ שטימען, איך בין צושטימען “וויַל אין דעם אַטיקאַן עס פארקערט א פאָרש צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער ד צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער ד ד צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער ד צענטער ד ד צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער צענטער ד די יאַר אַרויסגעבן, א איז אויך אַ פאָרשונג צענטער י פּאָליאַר אַרויסגעבן. “(WSW / WSW)