Jakarta —
Read More : Warlok Tewas Digigit Anjing Rabies di Bali, Wisatawan Diminta Waspada
Seorang penumpang Air Europa bersaksi ketika Boeing 787-9 diguncang turbulensi parah. Mereka mengira mereka sedang sekarat!
Menurut Channel News Asia, penumpang dalam penerbangan itu selamat ketika pesawat dialihkan ke Natal di timur laut Brasil. Sekitar 40 orang terluka, empat di antaranya dibawa ke unit perawatan intensif.
Setelah mendarat, para penumpang tak kuasa menahan air mata dan perasaan campur aduk.
“Ada penumpang yang mengalami patah tulang dan luka di lengan, wajah, dan kaki,” kata salah satu penumpang, bermarga Stevani, kepada Reuters.
“Rasanya sangat mengerikan. Kami pikir kami akan mati di sana,” lanjutnya.
Penumpang lain, yang diidentifikasi sebagai Maximiliano, mengatakan Boeing 787-9 Dreamliner tiba-tiba mulai menyelam.
“Pada satu titik pesawat tidak stabil dan miring. Orang yang tidak memakai sabuk pengaman terangkat dan terbentur langit-langit hingga terluka. Yang memakai sabuk pengaman baik-baik saja,” ujarnya.
Air Europa mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa enam orang masih di rumah sakit di Natal dan dibantu oleh awak darat Brazil dan Spanyol.
“Air Europa sangat menyayangkan kejadian tersebut, serta ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada pelanggan. Pihak maskapai berharap penumpang yang terluka dapat segera pulih dan siap membantu seluruh pelanggannya,” tambah pihak maskapai.
Sekretariat pemerintah negara bagian Rio Grande do Norte, tempat Natal berada, mengatakan pada hari Selasa bahwa empat dari 40 penumpang yang dikirim ke rumah sakit telah dibawa ke unit perawatan intensif, turun dari jumlah semula 30 orang. diumumkan pada hari Senin.
Penerbangan cadangan berangkat lebih awal pada hari itu untuk membawa penumpang ke Montevideo. Penumpang dibawa dengan bus dari Natal ke bandara utama Recife.
Ia menambahkan, pesawat tersebut sedang diperiksa untuk mengetahui tingkat kerusakannya. Beberapa ilmuwan telah memperingatkan akan memburuknya gejolak akibat perubahan iklim.
Penyebab turbulensi yang paling umum adalah kondisi cuaca yang tidak stabil sehingga menyebabkan badai. Mereka biasanya dapat dideteksi oleh radar cuaca, yang memungkinkan pilot terbang mengelilinginya.
Inilah berita terpopuler detikTravel pada Kamis (04/07) lalu. Selain itu, ada kabar lain mengenai tarif wisatawan sebesar 14 juta rubel untuk dua gelas jus dan festival kuliner non-halal yang menimbulkan kontroversi /7/2024):
1. Selamat dari turbulensi parah pada penumpang Boeing 787-9: Kami pikir kami akan mati
2. Taman Safari Bogor memperkenalkan sistem tiket baru, ada pula yang lebih murah
3. Buset, wisatawan dikenakan tarif 14 juta hanya untuk 2 gelas jus
4. Sejarah kelam penjarahan kuburan di Tiongkok pada krisis tahun 1998
5. Taman Safari Bogor memperkenalkan sistem tiket baru, jadi lebih murah
6. Turbulensi lebih sering terjadi, Korea Air berhenti melayani katering
7. 10 kota paling layak huni di dunia pada tahun 2024
8. Festival Asia Afrika 2024 berlangsung di Bandung akhir pekan ini. Lihat acaranya
9. Saat bianglala di Klaten menggila dan mulai tidak terkendali
10. Festival Kuliner Non Halal Solo akan kembali digelar setelah dihentikan sementara.