Jakarta –
Read More : Tiga Jurus Andalan Telkom Genjot Transformasi Digital Segmen B2B
Tesla milik Elon Musk baru saja memberhentikan 10% karyawannya pada Minggu (4/4/14) lalu, namun beberapa karyawan tidak mengetahui adanya PHK tersebut dan masih datang ke pabrik pada Senin.
Seperti dilansir Business Insider Selasa (16/4/2024), telah terjadi PHK di pabrik Tesla, termasuk para insinyur dan rekanan produksi. Termasuk di pabrik Tesla Sparks di Nevada, AS.
Beberapa korban PHK bahkan tidak tahu bahwa mereka di-PHK tetapi terus datang ke pabrik. Setidaknya lima karyawan Tesla saat ini dan mantan karyawan Tesla berbagi pengalamannya.
Seperti yang mereka katakan Seorang pekerja baru mengetahui bahwa mereka dipecat ketika petugas keamanan memindai identitas mereka.
Seperti yang Anda ketahui, karyawan di pabrik Tesla berangkat ke pabrik dengan truk pickup yang membawa mereka dari tempat parkir terdekat ke pabrik. Biasanya, satpam hanya memeriksa identitas karyawan tanpa memindainya.
Namun kali ini dia memindai untuk melihat apakah karyawan tersebut telah di-PHK. Akibatnya, para pekerja harus antri untuk masuk pabrik selama dua jam.
Pegawai yang dipecat itu rupanya dipulangkan dengan kendaraan lain. Demikian menurut dua karyawan yang menolak disebutkan namanya.
Kemudian tiga mantan karyawan Tesla yang bekerja di pabrik Freemont mengaku diberitahu oleh pihak keamanan jika identitas mereka tidak bisa lagi dipindai. Itu berarti mereka telah dipecat.
Bahkan, Tesla mengirimkan pemberitahuan kepada karyawannya yang terkena PHK pada Minggu malam. Dengan pemberitahuan ini Aksesnya ke sistem Tesla juga ditutup.
Namun, email tersebut tampaknya telah dikirim hanya beberapa menit sebelum tengah malam. Mungkin ada beberapa karyawan yang belum memeriksa emailnya.
“Kami telah meninjau perusahaan dan membuat keputusan sulit untuk mengurangi tenaga kerja global kami. Sayangnya, posisi Anda tersingkir karena restrukturisasi ini,” tulis Tesla dalam pengumumannya.
Pada hari yang sama dengan PHK, setidaknya dua eksekutif Tesla mengundurkan diri: Drew Baglino, wakil presiden senior bidang powertrain dan teknik kelistrikan, dan Rohan Patel, wakil presiden kebijakan publik dan pengembangan bisnis. Pasangan itu mengumumkan pengunduran diri mereka melalui X/Twitter.
Tesla belum merilis pernyataan resmi terkait PHK tersebut. Namun, sebelum adanya PHK, Tesla memiliki lebih dari 140.000 karyawan di seluruh dunia, dengan 3.000 di antaranya bekerja di pabriknya di Nevada (ASJ/ASJ).