Jakarta –
Read More : Apa Arti All Eyes on Rafah dan di Mana Rafah Berada?
Arvia dijadwalkan berangkat pada Desember 2024. Bagi wisatawan yang ingin berpartisipasi, ada sejumlah batasan yang harus dipatuhi, antara lain larangan minuman beralkohol dan majalah dewasa.
Melansir Daily Express, penumpang yang memesan kapal pesiar pertama di Arab Saudi pada Rabu (26/6/2024) juga diingatkan untuk tidak membawa gunting dan CD. Larangan terhadap majalah dewasa termasuk dalam kategori majalah yang melanggar kesopanan masyarakat.
Sedangkan alkohol atau minuman beralkohol dilarang karena termasuk dalam daftar zat yang dapat mempengaruhi kesehatan jiwa atau zat sejenisnya.
Larangan Saudi menjadi kebijakan pariwisata kapal pesiar yang pertama. Salah satunya adalah larangan alkohol.
Arvia memiliki lounge VIP dan bar yang menyajikan minuman selain kopi atau jus. Awalnya, kapal akan berlayar dari pelabuhan utamanya di Jeddah di Laut Merah menuju Aqaba di Yordania dan dua pelabuhan Mesir, yakni Sharm el-Sheikh di Semenanjung Sinai dan Ain Saqna di selatan Suez.
Bahkan, seluruh kapal pesiar yang berlabuh di lepas pantai Arab Saudi juga dilarang menyajikan minuman beralkohol di pelabuhan atau perairan pesisir Saudi.
MSC Cruises berkata: “Menurut hukum Saudi, alkohol tidak disajikan selama kunjungan di pelabuhan Arab Saudi. Tamu kami dapat mengonsumsi alkohol saat kapal berlayar di perairan internasional.”
Aroya menekankan, agar penumpang mencermati daftar barang terlarang agar tidak salah membawa barang. Mereka selalu menyarankan calon pelancong untuk memeriksa kebijakan barang terlarang sebelum berkemas untuk menghindari ketidaknyamanan selama perjalanan.
Jörg Rudolph, kepala Perusahaan Pengiriman Aroya, mengatakan bahwa mereka mengikuti aturan Saudi.
“Aria Cruises dengan bangga menawarkan pengalaman pelayaran Arab yang luar biasa dan mematuhi peraturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Sebagai standar untuk semua jalur pelayaran internasional, prioritas kami adalah keselamatan dan keamanan semua tamu kami dan Kami mengambil ini sangat serius, katanya.
Pelayaran perdananya dijadwalkan berangkat dari Jeddah pada 16 Desember 2024 dengan pelayaran Laut Merah selama tiga malam. Kabin ini dijual seharga £350 (Rs 7,3 juta) per orang. Saksikan video “Saudi Arabia Travel Expo di Jakarta, Ini Beda Paket Wisatanya” (sym/fem)