Jakarta –

Read More : Mendag Zulhas Optimistis Kuliner Nusantara Bisa Jadi Juara Dunia

Juventus yang pincang gagal mengamankan kemenangan di markas mereka di Lecce. Meski tim kehilangan banyak pemain, Juventus tak mau menyesali diri.

Senin (12/2/2024) dini hari, Juventus hanya mampu meraih satu poin dalam laga Serie A melawan Lecce di Stadion Ettore Giardiniello di Via del Mar. Bianconeri bermain imbang 1-1.

Sempat unggul lewat gol Cambias, Juventus gagal meraih kemenangan setelah menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu. Artinya Juventus gagal memenangkan tiga laga terakhirnya di semua kompetisi.

Juventus bertandang ke markas Lecce dengan sembilan pemainnya absen karena cedera. Pelatih Juventus Thiago Motta kemudian memanggil sejumlah pemain tim U-19 dan generasi penerus untuk laga melawan Lecce.

Namun, kiper Juventus Mattia Perrin menepis anggapan bahwa tingginya angka absen membuat tim terlalu lelah untuk meraih kemenangan.

Faktanya kami kehilangan para pemain ini, tapi kami juga tidak suka membicarakannya atau mengasihani diri sendiri. Banyak pemain muda yang datang dan membuktikan diri. Ini adalah tim yang terdiri dari 23-24 pemain. dan “Keduanya saling melengkapi,” ujarnya. adalah Perrin, lapor Football Italia.

“Kami datang ke sini dengan keinginan untuk menang, bukan karena kami adalah Juventus, tetapi karena kami yakin bahwa kami sedang menuju kemenangan. Ini adalah cara bermain yang meningkatkan peluang kami untuk menang dan kami percaya akan hal itu.”

“Cara Lecce melawan di babak kedua patut mendapat pujian, namun kami secara mendasar mengubah filosofi kami dan percaya pada visi tersebut,” katanya.

(nds/krs)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *