Turin –
Read More : Euro 2024: Slovakia Vs Rumania Imbang 1-1
Juventus wajib membayar tunggakan gaji mantan pemainnya Cristiano Ronaldo. Wanita tua itu menyuruh CR7 untuk tidak memberikan apapun.
Isu tunggakan gaji Ronaldo di Juventus bermula dari kebijakan retoris penangguhan gaji pemain akibat COVID-19. Tak lama setelah kebijakan itu diterapkan, Ronaldo meninggalkan Turin untuk bergabung dengan Manchester United.
Di kubu Juventus, Ronaldo diyakini telah menerima gajinya yang ditangguhkan tidak akan dibayarkan karena ia memutuskan pindah ke klub. Di satu sisi, Ronaldo yakin dirinya masih layak mendapatkan gaji €19,5 juta dari Juventus.
Kemudian Cristiano Ronaldo mengajukan kasus ke pengadilan arbitrase. Pengadilan menyelesaikan klaim tersebut pada April 2024 dan memerintahkan Juventus membayar tunggakan gaji CR7.
Usai keputusan pengadilan, Juventus harus membayar total 9,7 juta euro. Jumlah tersebut berbeda dengan total gaji yang diminta Ronaldo akibat kelalaian pihak klub dan sang pemain sendiri.
Menurut Calciomercato, Juventus telah mengajukan banding ke Komite Arbitrase Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Bianneri yakin mereka tidak perlu mengembalikan gaji Ronaldo.
Menurut Juventus, kasus Ronaldo tidak mengikat. Permintaan mereka untuk membatalkan perjanjian pengurangan upah dan menegakkan perjanjian merger ditolak.
Juventus juga percaya bahwa pengadilan arbitrase seharusnya hanya “menetapkan kewajiban pra-kontrak Juventus yang timbul dari kegagalan negosiasi”. Oleh karena itu, klub asal Turin tersebut bersiap menghadapi Cristiano Ronaldo di pengadilan untuk menghindari pembayaran gugatan yang diajukan terhadapnya.
Simak video “Juventus Harus Bayar Tunggakan Gaji Cristiano Ronaldo” (bay/adp)