Jakarta –

Read More : 18 Ribu Orang Jadi Korban PHK hingga Februari, Naik 4 Kali Lipat dalam Sebulan!

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan Elon Musk mengawali karirnya sebagai pekerja ilegal sebelum menjadi orang terkaya di dunia. CEO Tesla dan SpaceX, mega-donor Partai Republik dan juru kampanye Donald Trump, dipandang munafik ketika membahas pertumbuhan pekerja imigran.

“Orang terkaya di dunia menjadi pekerja ilegal di sini ketika dia berada di sini,” kata Biden pada acara kampanye Partai Demokrat untuk mendukung Kamala Harris, seperti dikutip CNBC, Senin (28 Oktober 2024).

Biden menyebut Musk sebagai sekutu baru Donald Trump yang kaya raya. Dia kemudian mengkritik Trump dan Partai Republik karena tidak menandatangani undang-undang untuk mengatasi masalah perbatasan saat masih menjabat.

Biden juga mengklaim jumlah orang yang melintasi perbatasan secara ilegal telah menurun sejak ia menjadi presiden. Tim kampanye Trump tidak segera menanggapi permintaan komentar.

FYI, Musk baru-baru ini mengadakan serangkaian acara di negara bagian yang sama, Pennsylvania, di mana ia mencoba meyakinkan pemilih untuk mendukung Trump. Dia juga memobilisasi penggemarnya di sana dengan memberikan $1 juta kemenangan lotere kepada pemilih terdaftar di negara bagian swing states.

Menurut analisis Peterson Institute for International Economics, usulan kebijakan imigrasi baru Trump mencakup tindakan keras deportasi terbesar dalam sejarah AS, penghentian kewarganegaraan anak sulung, pembatalan visa, dan rencana mendeportasi pelajar asing yang merupakan pengunjuk rasa pro-Palestina.

Komentar Biden tentang Musk, aliansinya dengan Trump, dan kemunafikannya terhadap imigrasi mengikuti laporan Washington Post yang mengutip korespondensi, catatan hukum, dan banyak orang yang membantu Musk mendapatkan visa kerja setelah dia bekerja di sana pada tahun 1996.

Musk awalnya datang ke Amerika Serikat pada pertengahan tahun 1990-an dengan tujuan mengikuti sekolah pascasarjana di Stanford. Dia tidak mendaftar dalam program yang katanya diterima dan malah memulai sebuah startup yang didukung ventura dengan saudaranya bernama Zip2.

The Washington Post melaporkan bahwa investor di perusahaan pertama Musk khawatir pendiri mereka akan dideportasi dan memberinya tenggat waktu untuk mendapatkan visa kerja.

Zip2 dijual pada tahun 1999 dengan harga hampir $300 juta, sebuah rejeki nomplok yang memungkinkan Elon Musk kemudian menjadi investor dan CEO pertama Tesla. Ia juga mendirikan SpaceX, sebuah bisnis kedirgantaraan padat modal yang kini menjadi kontraktor pertahanan terkemuka di Amerika.

Usaha-usaha ini menjadikan Musk orang terkaya di dunia di atas kertas. Menurut Forbes, kekayaannya saat ini sekitar $274 miliar.

Pada akhir tahun 2022, Musk menggunakan kekayaannya yang besar untuk membeli jejaring sosial Twitter seharga $44 miliar. Setelah mengubah namanya menjadi X di platform tersebut, dia berulang kali mengatakan perbatasan terbuka dan imigrasi ilegal berdampak buruk bagi Amerika Serikat. (bantuan/das)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *