Mereka membunuh
Read More : Menanti Tangan Dingin Thomas Tuchel Poles Cole Palmer
Jelang MotoGP Mandalika 2024, tarif kamar hotel di NTB melonjak gila-gilaan. Wisatawan dalam dan luar negeri ingin menginap di Bali.
Apalagi kini sudah ada penerbangan charter dan speedboat yang memudahkan wisatawan dalam perjalanan dari Bali ke Lombok.
Dampaknya, pemesanan hotel di Lombok sedikit menurun, kata Pengurus NTB I dan Penasehat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gusti Lanang Patra, Kamis (9/5/2024).
Lanang menjelaskan, mahalnya harga kamar hotel sebelum 2024 di MotoGP Mandalika membuat masih banyak tersedia kamar hotel berbintang dan non bintang. “Ruangan yang tersedia masih banyak,” jelasnya.
Data PHRI NTB, okupansi atau ketersediaan kamar hotel sebelum tahun 2024. MotoGP Mandalika didominasi hotel zona satu.
Rata-rata okupansi hotel berbintang 90-95 persen. Sedangkan hotel non bintang berupa hostel dan guesthouse mencapai 30-40 persen.
Sedangkan pada zona kedua yakni di sekitar Kota Mataram rata-rata okupansi hotel berbintang 40-50 persen. Sedangkan hotel non bintang rata-rata dipesan 10-30%.
“Di zona ketiga di Senggigi dan sekitarnya, okupansi hotel berbintang hanya 30 persen. Jadi jangan khawatir, ketersediaan kamar kami masih banyak (sebelum MotoGP),” kata Lanang.
Lanang meyakini, isu tarif kamar saat ini masih berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) NTB Nomor 9 Tahun 2022. Aturan tersebut membatasi kenaikan harga kamar hotel pada zona pertama, kedua, dan ketiga.
Pada tahun 2022 Peraturan Gubernur NTB Nomor 9 membolehkan pelaku bisnis perhotelan menaikkan tarif kamar hotel hingga tiga kali lipat, terutama yang berlokasi di zona pertama atau sekitar area acara.
Sedangkan pada zona kedua, perusahaan perhotelan bisa menaikkan harga kamar hotel hingga dua kali lipat. Sedangkan pada zona ketiga, operator hotel hanya boleh menaikkan tarif kamar hotel sebanyak satu kali.
Lanang mengungkapkan, tarif kamar hotel bisa meroket sebelum kebijakan 2022 diterapkan. Peraturan Gubernur NTB No 9 “Waktu itu karena perantara, kami mematok harga 1 juta. Rp, (mereka) bisa jual Rp 4, juta, itu merugikan harga,” jelasnya.
Saat MotoGP kedua digelar, banyak broker yang bangkrut. Sebab, banyak room yang diblokir calo tidak diperjualbelikan. Pasalnya, viewer MotoGP turun drastis.
“Saya kira tidak akan ada calo di acara ketiga ini karena mereka mengundurkan diri,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB Wahyudin juga menyoroti kenaikan harga kamar hotel menjelang tahun 2024. MotoGP Mandalika Wahyudin mengatakan, agen perjalanan sudah berkali-kali menaikkan harga kamar hotel di NTB.
“Kita harus hati-hati terhadap agen perjalanan yang terkadang menaikkan harga dengan menaikkan harga kamar hotel. Tidak ada ketentuan (tentang agen perjalanan) di peraturan pemerintah,” kata Wahyudin, Selasa (3/9/2024).
Wahyudin berpendapat tahun 2022 harus ditinjau ulang. peraturan gubernur no. 9. “Jadi dia juga bisa mengatur travel agent (yang sering menaikkan tarif kamar),” jelasnya.
Wahyudin mengatakan, dalam dua periode terakhir perhelatan MotoGP Mandalika yakni 2022-2023, oknum agen perjalanan kerap menaikkan harga kamar hotel bagi wisatawan hingga tiga kali lipat.
“Seingat saya, di periode pertama MotoGP, pihak travel agent menaikkan tarif kamar sebesar 1 juta. untuk lebih dari 3 juta polanya kembali seperti ini (tarif naik hingga tiga kali lipat),” ujarnya.
Wahyudin berharap pemangku kepentingan terkait, salah satunya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, bisa melawan oknum agen perjalanan yang kerap menggelembungkan tarif kamar hotel.
Pasalnya, sesuai Peraturan Gubernur Tahun 2022 No. 9 Hanya operator hotel yang diperbolehkan menaikkan tarif kamar berdasarkan wilayah setempat. Sedangkan biro perjalanan tidak diatur oleh peraturan pemerintah. Artinya, agen perjalanan bebas menaikkan harga kamar semaksimal mungkin.
“Kami berharap teman-teman RPPD melihat ada ketentuan untuk travel agent. Kami berharap semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke NTB. Jika mereka melihat tarif hotel (NTB) cukup tinggi, mereka bisa menginap di Bali dan datang ke sini. “Hanya untuk menonton (MotoGP), jadi yang mendapat (keuntungan MotoGP) hanya di Bali,” kata Wahyudin.
——-
Artikel ini dimuat di detikBali. Saksikan video “Harga Hotel Naik Jelang MotoGP Mandalika, Kemenparekraf Buka Suara” (wsw/wsw)