Jakarta –
Read More : Chelsea Bongkar Pasang Terus, Situasi Ruang Ganti Jadi Sulit
Jose Mourinho sangat kesal dengan Liga Turki. Timnya, Fenerbahce, kerap kalah dan menghancurkan Liga Turki.
Baru-baru ini, Fenerbahçe mencetak kemenangan dramatis 3-2 atas Trabzonspor di Liga Turki. Pelatih Jose Mourinho sepanjang pertandingan tidak senang dengan keputusan wasit yang merugikan timnya.
Pemain Trabzonspor itu bermain dengan tangannya di area penalti sendiri, namun wasit tidak memberikan penalti. Selain itu, ada juga pemain Trabzonspor yang pukulannya sangat tinggi, namun tidak mendapat kartu kuning.
Jose Mourinho turun ke media sosialnya untuk mengambil tindakan. Kedua momen tersebut diunggah Mourinho di Instagram Story pribadinya.
Mourinho sendiri mendapat kartu kuning atas protesnya. Usai pertandingan, emosi Mourinho pun terkuak di hadapan awak media.
“Trabzonspor adalah tim bagus dan kami sangat menghormati mereka. Tapi kami juga menghadapi VAR, wasit, dan sistem di liga ini,” ujarnya seperti dikutip dari Daily Mail.
Wasit VAR mungkin sedang sibuk minum kopi ketika dia tidak melihat kemungkinan mendapat kartu merah (karena terlalu tinggi). Kemudian mereka sibuk minum teh Turki padahal sudah jelas seharusnya mereka mendapat hadiah penalti, tambahnya. .
Jose Mourinho pun ‘menyerang’ otoritas Liga Turki. Tak heran jika Liga tersebut tidak diikuti oleh masyarakat dunia karena menurutnya ada oknum-oknum yang mempunyai kepentingan tertentu.
Mourinho berjanji untuk menghancurkannya!
“Tidak ada yang mau nonton Liga Turki. Kenapa? Karena terlalu abu-abu, terlalu gelap, ada bau yang tidak sedap,” ujarnya.
“Saya terus memposting di media sosial agar dapat dilihat jutaan orang,” kata Mou. (af/luka)