Jakarta –

Read More : Mobil Listrik Dalam Negeri Rilis, Harga Resmi Bocor Ke Publik

Citra mobil berpenggerak roda depan (FWD) hilang saat melintas di tanjakan dan terkesan hanya isapan jempol belaka. Hal itu kami buktikan langsung dalam #discoveryjourney nusantara Sumatera Barat dengan mobil Daihatsu All New Xenia.

Dalam perjalanan Padang-Bukittinggi ini, All New

Daihatsu All New Xenia membuktikan mampu dengan mudah melibas jalan Sumatera. Sistem penggerak roda depan memiliki beberapa keunggulan. Sistem FWD mentransfer tenaga dari mesin depan ke roda depan. Tak perlu dikemudikan ke roda belakang, membuat komponen mobil FWD semakin kompak. Pasalnya, tidak ada komponen poros baling-baling untuk menyalurkan tenaga dari mesin depan ke roda belakang.

Keuntungan sistem tanpa poros baling-baling adalah lantai kabin lebih datar (tidak ada tonjolan poros baling-baling), bobot lebih ringan, dan kebisingan lebih sedikit. Mobil FWD juga lebih ringan karena komponen powertrainnya lebih sedikit.

Keunggulan sistem FWD adalah mobil dengan penggerak FWD bisa lebih responsif dan irit bahan bakar. Hal ini dikarenakan komponen penyaluran tenaga dari mesin/transmisi ke roda sangat pendek dan tidak mempunyai hambatan yang besar. Berbeda dengan mobil berpenggerak roda belakang (RWD) yang membutuhkan lebih banyak komponen.

Sedangkan kendaraan berpenggerak roda depan mengalami selip akibat distribusi bobot saat menaklukkan tanjakan. Saat menanjak, bobot kendaraan seringkali berpindah ke roda belakang sehingga mengurangi traksi pada roda depan. Namun hal ini bisa diatasi dengan cara berkendara yang benar. Misalnya saja dengan memanfaatkan momentum kenaikan.

Kembali ke Xenia, sejak generasi pertama diluncurkan pada tahun 2003, Xenia sudah menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD). Saat itu, hampir semua kompetitornya menggunakan kendaraan berpenggerak roda depan. Baru di tahun 2021 ini Toyota dan Daihatsu berani melakukan ubahan besar dengan menerapkan FWD pada New Daihatsu dan Avanza-Veloz. Saksikan video “Kembali, Daihatsu Bandung Berkumpul Teman” (lth/dry)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *