Jakarta –
Read More : Review Honor Magic V3: Hardware Tipis Mentereng dengan Performa Kencang
Rencana Xinyi Group untuk membangun ekosistem rantai pasok industri kaca dan industri kaca panel surya di kawasan Rempang, Kota Bam, Provinsi Kepulauan Riau belum rampung.
Padahal, Nota Kerjasama Penanaman Modal telah ditandatangani Menteri Investasi/Kepala BKPM yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Bahlil Lahadalia dan Xinyi Group pada Juli 2023.
Investor Tiongkok berencana untuk berinvestasi $11,6 miliar, atau sekitar $175 triliun. Investasi Rampang merupakan proyek kedua Xinyi di Indonesia, setelah sebelumnya melakukan investasi pada basis manufaktur kaca komposit besar di kawasan JIIPE (Java Integrated and Industrial Port Estate) Gresik.
Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM Yuliat Tanjung menjelaskan peletakan batu pertama proyek Zeni di Rampang ditargetkan selesai pada kuartal I 2025. Oleh karena itu, tidak ada investasi yang dilakukan pada masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). . .
“Target pembangunan lahannya tahun depan. Kita usahakan kuartal I 2025. Tapi kita lihat dulu kondisinya.” ).
“Ya, banyak yang harus kita capai,” tambah Elliott saat membenarkan bahwa visi Grup Xinyi tidak dilaksanakan oleh pemerintahan Jokowi.
Yoliot menjelaskan, pemerintah saat ini terus memberikan ruang untuk investasi. Kawasan hutan dibuka dan kompensasi dibayarkan kepada masyarakat.
“Dalam pemetaan ulang, kita siapkan dulu kawasannya. Kita sudah siapkan kawasan untuk pembukaan kawasan hutan. Ada masyarakat yang berkebun di kawasan hutan ini, akan kita selesaikan dan juga berikan kompensasi kepada masyarakat. Selesai,” dia menjelaskan.
Menurut Elliott, hal terpenting dalam sebuah investasi adalah bagaimana investasi tersebut berhasil dilakukan, bukan pada pemerintahan siapa investasi tersebut dilakukan. Ia juga menegaskan komitmen Kementerian Investasi/BKPM untuk memfasilitasi pelaksanaan rencana penanaman modal.
Seperti dilansir Kementerian Investasi/BKPM, investasi di Pulau Rampang diperkirakan mampu menyerap sekitar 35 ribu tenaga kerja. Investasi tersebut akan fokus pada penciptaan ekosistem hilir yang terintegrasi untuk industri kaca panel surya, mulai dari pengolahan pasir silika hingga produksi kaca panel surya dan polisilikon.
Saksikan juga videonya: Ratusan warga Rampang menggelar hajatan akbar untuk mengklaim rumah barunya
(ily/hns)