Ibukota Jakarta –
Read More : Agen Garnacho Nonton Chelsea Vs Wolves, Sinyal Merapat ke The Blues?
Perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS), Intel, telah memberhentikan 15.000 orang atau 15% stafnya. Ini adalah bagian dari pemotongan biaya ketika bisnis sedang lesu.
“Singkatnya, kami harus menyelaraskan struktur biaya dengan model operasi baru kami dan secara mendasar mengubah cara kami beroperasi,” tulis CEO Pat Gelsinger dalam memo yang dikutip CNN, Jumat (2 Februari 2024).
Intel melaporkan pendapatan sebesar $12,8 miliar pada kuartal kedua tahun 2024, turun 1% dari tahun ke tahun. Perusahaan mencatat kerugian sebesar 1,6 miliar USD.
“Pendapatan kami tidak tumbuh seperti yang diharapkan dan kami tidak sepenuhnya mendapatkan manfaat dari tren seperti AI,” katanya. Biaya kami terlalu tinggi, margin kami terlalu rendah.
Intel, yang pernah menjadi pembuat chip dominan di dunia untuk PC dan Mac, telah jatuh dari puncak kejayaannya dalam beberapa tahun terakhir. Gelombang komputasi seluler dalam dua dekade terakhir mengejutkan perusahaan, dan sejak itu nilai pasarnya diambil alih oleh Qualcomm dan Texas Instruments, pemimpin dalam chip seluler.
Intel juga kehilangan gelombang AI. Pembuat chip tersebut sedang berjuang untuk bersaing dengan rival utamanya Nvidia, yang telah menjadi salah satu perusahaan publik paling berharga di dunia berkat kecerdasan buatan.
Kerugian terbesar Intel terjadi pada bisnis Foundry-nya, dimana Intel berinvestasi besar-besaran pada tahun 2024 untuk era AI. Intel berada pada titik kritis dalam manufaktur chip di tengah investasi AS dalam manufaktur chip dan permintaan global terhadap chip AI.
Analis emarketer Jacob Bourne mengatakan: “Pengumuman Intel mengenai rencana pemotongan biaya yang signifikan termasuk PHK dapat memperkuat posisi keuangan jangka pendeknya, namun langkah tersebut saja tidak cukup untuk mendefinisikan kembali posisi Intel di pasar chip yang sedang berkembang.”
Intel berharap investasi AI-nya membuahkan hasil. Perusahaan ingin memangkas pengeluaran sebesar $10 miliar pada tahun 2025, memangkas 15.000 lapangan kerja, dan memangkas biaya operasional guna mempertahankan investasi guna membangun rantai pasokan semikonduktor yang tangguh dan berkelanjutan di AS dan di seluruh dunia.
“Intel juga akan menangguhkan dividennya mulai kuartal keempat tahun 2024, yang berarti menghentikan pembayaran yang rencananya akan dilakukan kepada pemegang saham,” tulis CNN. Saham Intel turun 19% dalam perdagangan setelah jam kerja. (bantuan/das)