New York –
Read More : Buruk, Buruk, Manchester United…
Pep Guardiola mengakhiri eranya di Manchester City. Namun Guardiola sepertinya memberi isyarat bahwa dia akan bertahan.
Kontrak pelatih top Spanyol itu hanya berlaku hingga musim panas 2025. Guardiola menghabiskan delapan musim di Manchester, yang terlama di antara klub-klub yang ia latih (Barcelona dan Bayern Munich).
Di bawah asuhan Guardiola, The Citizens mencapai masa keemasan. Man City sukses meraih 17 trofi. Itu termasuk enam Liga Premier, termasuk empat gelar terakhir berturut-turut, dua Piala FA, dan satu Liga Champions. Man City juga meraih treble pada 2022-23. menyamai rival sekota Manchester United di musim ini.
Langit Biru kini tak sabar menunggu keputusan Pep Guardiola mengenai masa depannya. Menurut kabar, manajer berusia 53 tahun itu berencana hengkang saat kontraknya habis.
Reputasi Guardiola sebagai manajer jaminan kepemilikan jelas menarik banyak minat. Guardiola baru-baru ini diperkirakan akan memasuki pasar untuk mencari manajer baru Inggris.
“Jika kamu menyukai apa yang kamu lakukan, mengapa aku harus berhenti?” kata mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu di acara Puma di New York.
“Saya menyukainya – sama seperti saya dipekerjakan. Ayo pergi!” tambah Guardiola, seperti dilansir Daily Mail.
Pep Guardiola merangkum musim kesembilannya sebagai manajer Manchester City. Mereka saat ini sedang menjalani pramusim di Amerika Serikat dan akan menghadapi AC Milan pada Minggu dini hari (28 Juli) dini hari WIB. (rin/krs)